Gempa M 6,2 Guncang Labuan Bajo, Air Laut Surut dan Listrik Padam, Warga Serta Turis Panik

Penulis: Jauhari Lubis  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:41:31 WIB
Warga dan wisatawan berhamburan keluar bangunan menyusul gempa bumi magnitudo 6,2 yang mengguncang Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026).

LABUAN BAJO — Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 yang berpusat di 46 kilometer Timur Laut Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuat warga dan wisatawan mancanegara berhamburan keluar bangunan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer, Sabtu (15/8/2026) pukul 05.13 WIB.

Guncangan terasa sangat kuat di kawasan pesisir, terutama di area Kampung Air dan sekitar dermaga dekat Kantor Syahbandar. Fenomena air laut yang surut setelah gempa semakin memperbesar kekhawatiran warga akan datangnya gelombang tsunami, meski BMKG telah mencatat adanya tsunami setinggi 0,3 meter.

Warga dan Turis Berhamburan, Imbauan Waspada Tsunami Bergema

Yasin (63), seorang saksi mata di lokasi, menuturkan suasana mencekam terjadi begitu gempa berhenti. Ia melihat para turis asing di kawasan hotel dan dermaga langsung panik dan kebingungan mencari tempat aman yang lebih tinggi.

"Saya di dermaga dekat Kantor Syahbandar, Hotel Meurorah. Saya lihat turis-turis, bule-bule sudah mulai panik, kebingungan. Informasi dari teman-teman di hotel-hotel juga tamu berhamburan keluar," kata Yasin kepada detikcom.

Kepanikan warga bertambah setelah perangkat lingkungan setempat mengeluarkan imbauan waspada. "Warga di sini sudah panik karena air laut sudah terlihat agak turun, sudah ada imbauan waspada," ucapnya.

Guncangan Lebih dari Satu Menit, Disusul Gempa Susulan

Saat gempa pertama terjadi, Yasin tengah berada di sebuah rumah panggung kecil milik temannya di belakang Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo. Ia merasakan guncangan keras yang berlangsung cukup lama.

"Tadi saya di rumah panggung kecil milik teman di Kampung Air, belakang Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo. Lagi ngopi, terasa goyangnya kencang sekali beberapa menit, tak lama berhenti. Lalu ada susulan lagi," cerita Yasin.

Listrik Padam dan Jaringan Internet Melambat Usai Gempa

Dampak signifikan terasa pada infrastruktur. Aliran listrik di sejumlah titik di Labuan Bajo padam total. Gangguan juga melanda jaringan telekomunikasi, membuat kecepatan internet menurun drastis dan menyulitkan warga untuk berkomunikasi maupun mengakses informasi.

"Sekarang jaringan internet tidak stabil, lelet. Listrik di sini mati sekarang," pungkas Yasin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Pihak berwenang setempat masih melakukan pendataan dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menjauhi pantai sampai status aman dipastikan.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top