NUSA TENGGARA TIMUR — Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi panggung kebangkitan Chery di pasar otomotif nasional. Pabrikan asal Tiongkok ini mencatatkan total 3.500 SPK sepanjang pameran, angka yang jauh melampaui perolehan GIIAS 2025 yang hanya membukukan 2.153 pemesanan.
Faktor utama di balik lonjakan ini tak lain adalah kehadiran Chery Q. Model listrik compact tersebut baru diperkenalkan ke publik pada akhir Juli 2026 dan langsung menjadi magnet pengunjung booth Chery di GIIAS 2026.
Daya tarik Chery Q tidak hanya tercermin dari angka pemesanan. Pada area test drive, model ini berhasil menguasai 67,7 persen dari total sesi pengujian yang disediakan pabrikan. Dari sekitar 2.000 sesi test drive yang berlangsung, sebanyak 1.355 pengunjung tercatat menjajal langsung kemampuan Chery Q.
Angka ini menunjukkan antusiasme konsumen terhadap mobil listrik compact tersebut sangat tinggi. Mereka tidak sekadar melihat tampilan fisik, tetapi juga ingin merasakan langsung pengalaman berkendara serta fitur yang ditawarkan.
Ketertarikan konsumen terhadap Chery Q dapat dipahami dari spesifikasi yang ditawarkan. Mobil listrik ini dibekali baterai berkapasitas 42,7 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Fitur pengisian daya cepat turut menjadi nilai jual utama. Teknologi fast charging pada Chery Q memungkinkan baterai terisi dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 16,5 menit. Kombinasi jarak tempuh dan kecepatan pengisian ini menjawab kebutuhan utama konsumen akan mobil listrik yang praktis untuk penggunaan harian.
Keberhasilan Chery Q membawa dampak signifikan terhadap kinerja penjualan Chery secara keseluruhan. Pertumbuhan 62,56 persen year-on-year yang dicapai merupakan rekor terbaik dalam sejarah kehadiran Chery di Indonesia.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi Chery sebagai salah satu pemain yang diperhitungkan di segmen kendaraan listrik. Dengan respons pasar yang luar biasa di GIIAS 2026, Chery diprediksi akan terus menggenjot produksi untuk memenuhi permintaan yang tinggi.