KUPANG — Sebanyak 16 mobil tangki BBM telah tiba di Labuan Bajo, Manggarai Barat, untuk kemudian dialihkan ke sejumlah terminal di Pulau Flores. Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, pengiriman ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi pascagempa.
"Sebanyak 16 mobil tangki itu sudah tiba di Labuan Bajo, Manggarai Barat, untuk kemudian melakukan alih suplai pengisian BBM dari sejumlah terminal BBM yang ada di Pulau Flores yang bisa menerima pembongkaran dari kapal laut," kata Ahad di Kupang, Rabu.
Pasca-gempa yang mengguncang Nagekeo, Pertamina Patra Niaga memutuskan untuk sementara tidak mengoperasikan TBBM Reo. Keputusan ini diambil karena tim teknis masih melakukan pemeriksaan terhadap kekuatan dermaga yang digunakan untuk aktivitas bongkar muat BBM.
Untuk mengisi kekosongan tersebut, Pertamina mengoptimalkan sejumlah terminal BBM lain yang masih dapat menerima pembongkaran dari kapal. Beberapa di antaranya adalah TBBM Larantuka, TBBM Maumere, dan TBBM Ende.
Sebelumnya, Pertamina telah mengirimkan 11 mobil tangki BBM dari Bima melalui penyeberangan Sape menuju Labuan Bajo. Namun, pengiriman menggunakan kapal feri tersebut memiliki keterbatasan kapasitas karena ukuran mobil tangki yang dibawa mencapai delapan hingga 16 kiloliter.
"Karena itu setelah melakukan pengisian di Labuan Bajo dan sekitarnya, 11 mobil tangki itu kembali ke Bima," ujarnya.
Untuk memperkuat distribusi, Pertamina kemudian mengirimkan mobil tangki berukuran 15 kiloliter yang memiliki dimensi lebih kecil. "Sehingga kami datangkan lagi yang ukurannya lebih kecil, ukuran 15 kl dan bisa muat 16 unit mobil tangki," jelas Ahad.
Enam belas mobil tangki yang dikirim dari Bima tersebut selanjutnya digunakan untuk mendistribusikan BBM dari terminal-terminal alternatif ke sejumlah wilayah di Pulau Flores, terutama daerah yang terdampak bencana. Kebutuhan BBM dan Avtur di Labuan Bajo dan sekitarnya juga dipasok lewat Terminal Bima.
Ahad memastikan Pertamina Patra Niaga terus menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat di wilayah terdampak gempa. Pengalihan suplai ini akan terus dilakukan selama TBBM Reo belum dapat kembali beroperasi.
"Kami memastikan kebutuhan BBM untuk masyarakat di lokasi bencana dapat terpenuhi dan kami akan terus memastikan hal tersebut," katanya.