Ketua Kadin NTT Bobby Lianto Bawa Benih Sorgum India untuk Uji Coba di Timor Tengah Selatan, Dorong Sorgum Jadi Bahan Baku Industri

Penulis: Hendra Setiawan  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:48:32 WIB
Ketua Kadin NTT Bobby Lianto menyerahkan benih sorgum asal India untuk uji coba di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, memperkenalkan benih sorgum asal India yang akan diuji coba di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Benih tersebut rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten TTS dalam rangkaian pelantikan Ketua Kadin TTS di Aula Mutis, Jumat (21/8/2026).

SOE — Bobby Lianto membawa langsung benih sorgum dari India untuk dikembangkan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Pengenalan komoditas ini disampaikan di sela-sela acara pelantikan Ketua Kadin Kabupaten TTS di Aula Mutis, Jumat (21/8/2026).

Benih tersebut akan diserahkan kepada Bupati TTS untuk dilakukan uji coba penanaman. Langkah ini diambil untuk menggeser pemanfaatan sorgum dari sekadar konsumsi rumah tangga menjadi komoditas industri.

Sorgum di India Sudah Jadi Bahan Baku Pabrik Pakan Ternak

Bobby menjelaskan, selama ini masyarakat NTT lebih banyak mengolah sorgum untuk kebutuhan pangan sehari-hari, seperti bahan makanan dan kue. Padahal, potensi sorgum jauh lebih luas dari itu.

“Saya membawa benih sorgum dari India. Sebentar akan saya serahkan kepada Bapak Bupati dan teman-teman untuk kita uji coba di sini,” kata Bobby dalam sambutannya.

Di India, sorgum telah dikembangkan dalam skala industri besar. Salah satu pemanfaatannya adalah sebagai bahan baku pabrik pakan ternak.

Dorong Pertanian Berorientasi Industri agar Petani Punya Pasar Jelas

Menurut Bobby, pengembangan komoditas pertanian ke depan harus diarahkan pada sektor industri. Menurut dia, hilirisasi ini penting agar hasil produksi masyarakat memiliki pasar yang jelas.

Dengan adanya pasar yang pasti, nilai tambah bagi petani bisa meningkat. Selain itu, rantai ekonomi dari hulu ke hilir juga akan terbentuk di dalam daerah.

Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan lokal NTT, khususnya di wilayah Timor yang memiliki karakteristik lahan kering. Sorgum dikenal sebagai tanaman yang adaptif terhadap kondisi tersebut.

Uji Coba di TTS Jadi Titik Awal Pengembangan

Penyerahan benih kepada Pemerintah Kabupaten TTS menjadi langkah awal dari rencana pengembangan yang lebih besar. Hasil uji coba nantinya akan menentukan apakah varietas sorgum India ini cocok dengan kondisi agroklimat di TTS.

Jika berhasil, pengembangan sorgum tidak hanya berhenti di tingkat budi daya. Peluang untuk membangun industri pengolahan atau pakan ternak di daerah akan terbuka lebar.

Kadin Provinsi NTT berharap inisiatif ini bisa direplikasi di kabupaten/kota lain di NTT yang memiliki potensi serupa.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: flobamora-news.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top