DPRD Flores Timur Sesalkan Satu Korban Jiwa Gempa Luput dari Data Resmi BPBD

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:20:31 WIB
Warga terdampak gempa beraktivitas di tengah reruntuhan rumah di Desa Waiula, Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur, NTT.

Larantuka, Ekorantt.com — Mateus Noba Noba, 74 tahun, meninggal dalam gempa Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pagi. Nama warga Desa Waiula, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT itu justru luput dari data dampak pemerintah daerah setempat.

Laporan Desa Terhenti di Tingkat Kecamatan

Pemerintah Desa Waiula mengaku telah melaporkan kejadian itu. Namun, pemerintah kecamatan mengklaim tidak ada dokumen resmi yang diterima sebagai rujukan laporan ke BPBD Flores Timur.

BPBD Klaim Data Nihil

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Flores Timur, Maria Goretty Nebo Tukan, Kamis, 20 Agustus 2026 pagi, menyatakan laporan dampak gempa ke BNPB telah disusun melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).

Dalam laporan tersebut dijabarkan bahwa Flores Timur tidak mencatat korban jiwa, luka-luka, maupun kerusakan rumah dan fasilitas selama gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Nagekeo.

“Kami sudah laporkan nihil di Pusdalops, jadi hingga tanggal 16-17 Agustus, tidak ada laporan,” ujarnya.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: ekorantt.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top