Posyandu Kunci Cegah Stunting di Padanglawas, Ini yang Bisa Ibu Lakukan

Penulis: Fauzan Arifin  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:19:01 WIB
Bupati Padanglawas Putra Mahkota Alam Hasibuan menghadiri kampanye Ayo ke Posyandu di Desa Ampolu, Kecamatan Sosa Julu, Senin (24/08/2026).

NUSA TENGGARA TIMUR — Mampir ke Posyandu setiap bulan mungkin terasa seperti rutinitas, tapi dampaknya besar untuk masa depan anak. Pemerintah Kabupaten Padanglawas melalui Dinas Kesehatan baru-baru ini mengampanyekan program Ayo ke Posyandu di Desa Ampolu, Kecamatan Sosa Julu, Senin (24/08/2026). Kampanye ini jadi pengingat bahwa Posyandu adalah garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Bupati Padanglawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, yang hadir bersama Ketua TP-Posyandu Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam, menegaskan Posyandu punya peran strategis. Layanan ini paling dekat dengan masyarakat, sehingga masalah kesehatan bisa ditemukan lebih awal.

Kenapa Ibu Hamil Wajib Rutin ke Posyandu?

Bagi ibu yang sedang mengandung, kunjungan rutin ke Posyandu membantu memantau kesehatan ibu dan janin. Pemeriksaan kehamilan berkala di Posyandu bisa mendeteksi tanda bahaya kehamilan sejak dini. Selain itu, ibu hamil juga mendapat edukasi pemenuhan gizi dan persiapan persalinan yang aman.

Ini penting banget untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Dengan pemeriksaan rutin, risiko komplikasi bisa diminimalkan. Tenaga kesehatan dan kader Posyandu siap membantu memastikan kehamilan ibu berjalan sehat.

Pantau Tumbuh Kembang Balita di Posyandu

Setelah bayi lahir, Posyandu jadi tempat andalan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan si kecil secara berkala. Ibu bisa memantau kenaikan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala anak. Data ini penting untuk mendeteksi dini risiko stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Padanglawas, Amelia Roitona Nasution, mengingatkan penurunan stunting butuh kerja bersama. Bukan cuma tugas sektor kesehatan, tapi juga orang tua dan masyarakat. "Ayo kita aktifkan kembali Posyandu. Mari kita pastikan ibu hamil, bayi, dan balita datang secara rutin untuk mendapatkan pemantauan kesehatan," ajaknya.

Peran Kader dan Keluarga dalam Gerakan Ayo ke Posyandu

Kader Posyandu adalah penggerak di tengah masyarakat. Mereka bertugas mengajak keluarga hadir rutin dan menyampaikan informasi kesehatan yang benar. Dukungan dari PKK, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan keluarga sangat menentukan keberhasilan program ini.

Bupati Padanglawas menekankan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat Posyandu. Caranya dengan peningkatan kapasitas kader dan penguatan kolaborasi lintas sektor. "Kampanye ini diharapkan menjadi gerakan bersama, bukan hanya saat acara, tapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak," tegas Putra Mahkota Alam.

Di akhir acara, Bupati dan Ketua TP-Posyandu juga menyerahkan bantuan sembako kepada 40 orang lansia. Ini menunjukkan perhatian pemerintah tidak hanya pada ibu dan anak, tapi juga kelompok rentan lainnya.

Jadi, jangan ragu lagi untuk menyempatkan waktu ke Posyandu setiap bulannya. Dengan rutin memeriksakan diri dan si kecil, ibu sudah berkontribusi mencegah stunting dan memastikan generasi penerus tumbuh sehat.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: analisadaily.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top