Roger Waters dan Annie Ernaux Bergabung dalam Surat Terbuka Desak Venice Film Festival Bertindak untuk Palestina

Penulis: Fauzan Arifin  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 17:33:31 WIB
Roger Waters dan Annie Ernaux menandatangani surat terbuka yang mendesak Venice Film Festival mengambil tindakan konkret untuk Palestina.

NUSA TENGGARA TIMUR — Surat terbuka yang diorganisir kolektif Venice4Palestine ini mendapat dukungan luas: pendiri Pink Floyd Roger Waters, peraih Nobel Sastra Annie Ernaux, hingga sutradara Matteo Garrone dan Isabel Coixet. Ini tahun kedua kelompok tersebut melancarkan aksi serupa, setelah sebelumnya menggelar demonstrasi publik di akhir pekan pertama festival edisi 2024.

"Satu tahun setelah seruan pertamanya, Venice4Palestine kembali menyerukan Venice Biennale, Venice International Film Festival, dan para profesional di sektor film, audiovisual, serta budaya untuk mengambil tindakan konkret dalam mendukung Palestina," demikian pernyataan resmi kolektif tersebut.

Tuntutan Konkret di Balik Surat Terbuka

Ada dua tuntutan utama yang diajukan. Pertama, peningkatan transparansi di seluruh industri film. Kedua, penangguhan kerja sama dengan organisasi dan institusi yang terafiliasi pemerintah Israel, serta jaminan perlindungan bagi profesional yang memilih memutus hubungan dengan entitas tersebut.

Desakan ini muncul di tengah meningkatnya kecaman internasional atas kehancuran dan pendudukan Gaza oleh Israel, yang dipicu serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober 2023. Isu ini juga memanas di Hollywood setelah Paramount menuduh Mark Ruffalo memakai "trope antisemit" dalam kritiknya terhadap merger Paramount-WBD dan keterlibatan Oracle dalam suplai teknologi di tengah konflik.

Dua Film Palestina Masuk Seleksi Resmi

Venice4Palestine juga meminta bendera Palestina dikibarkan sepanjang festival sebagai penanda hadirnya dua film Palestina di seleksi resmi: Citizen Osama karya Ahmed Hassouna dan Conversation with the Sea arahan Muayad Alayan. Keduanya akan bersaing bersama film-film lain yang mengangkat konflik, termasuk The Road To Jericho dari sutradara Israel Amos Gitai dan Naza karya Yuval Abraham serta Rachel Szor.

Film Naza yang baru diumumkan masuk kompetisi disebut bakal mengungkap detail sistem di balik pembunuhan massal warga sipil Palestina di Gaza. Sebelumnya, festival juga memutar perdana The Voice of Hind Rajab garapan Kaouther Ben Hania yang merekonstruksi tewasnya bocah enam tahun Hind Rajab beserta keluarganya dan dua paramedis pada Januari 2024. Israel baru mengumumkan penyelidikan kriminal atas insiden itu pada 19 Agustus lalu.

Panel Khusus dan Daftar Penandatangan

Di luar surat terbuka, kolektif ini mengumumkan panel bertajuk "And Yet Gaza Continues to Burn – What Is the Point of Seeing If We Do Not Act?" yang digelar 8 September dalam kerangka seksi paralel Giornate degli Autori. Diskusi akan menghadirkan pakar hukum internasional, perwakilan Global Sumud Flotilla yang berupaya mengirim bantuan kemanusiaan lewat laut, serta USB Mare yang memobilisasi buruh pelabuhan Italia menghentikan ekspor senjata ke Israel.

Selain nama-nama besar di atas, surat terbuka ini turut ditandatangani aktor Anna Foglietta, Fabrizio Gifuni, Greta Scarano, Jasmine Trinca, Luigi Lo Cascio, serta sineas Nan Goldin, Paul Laverty, Teona Strugar Mitevska, Saleh Bakri, dan Céline Sciamma. Venice Film Festival sendiri belum pernah mengeluarkan pernyataan resmi soal konflik Israel-Palestina, meski konsisten menghadirkan film yang merekam dampak aksi militer Israel terhadap warga Palestina.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: deadline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top