3 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT Disalurkan MNC Peduli, Lengkap dengan Popok Bayi hingga Pakaian Dalam

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 02 September 2026 | 21:46:31 WIB
MNC Peduli menyalurkan tiga ton bantuan logistik untuk korban gempa NTT, mencakup popok bayi hingga pakaian dalam.

KUPANG — Sebanyak 3 ton bantuan logistik dari MNC Peduli mulai disalurkan kepada masyarakat yang rumah dan harta bendanya rusak akibat gempa bumi di sejumlah kabupaten NTT. Bantuan didistribusikan pada pekan-pekan awal masa tanggap darurat pascabencana yang berlangsung sejak akhir Agustus 2026.

Ketua pelaksana kegiatan menyebut paket sengaja disusun berdasarkan kebutuhan paling mendesak di lapangan, bukan sekadar sembako atau makanan instan.

Isi Paket: Dari Popok Bayi hingga Pakaian Dalam

Jenis barang yang dikirim cukup beragam dan menyasar kelompok yang kerap luput dari perhatian saat bencana. Selain selimut dan sarung, tersedia popok bayi sekali pakai, celana pendek, daster, serta pakaian dalam untuk pria, wanita, dan anak-anak.

Logistik tersebut didistribusikan melalui mekanisme penyaluran bantuan yang melibatkan koordinator wilayah setempat. Warga yang mengungsi di titik-titik pengungsian menjadi prioritas penerima pertama.

MNC Peduli: Wujud Kepedulian untuk Warga yang Terdampak Langsung

Wakil Ketua Umum MNC Peduli, Syafril Nasution, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk simpati kepada masyarakat NTT yang tengah berjuang memulihkan kondisi setelah gempa. Ia berharap bantuan itu meringankan beban warga selama masa tanggap darurat.

"Pertama, bagian daripada kegiatan MNC Peduli ini adalah memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terkena bencana alam. Kali ini bencana itu di NTT, tentunya kami ingin berbagi kepada masyarakat NTT dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak daripada gempa ini," kata Syafril saat ditemui di MNC Tower, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Kebutuhan Wanita dan Anak Diutamakan dalam Distribusi Tahap Awal

Pilihan menyertakan daster, popok, dan pakaian dalam dalam gelombang pertama menunjukkan perhatian pada kebutuhan dasar kelompok rentan. Pada situasi pengungsian, akses terhadap pakaian ganti dan perlengkapan bayi sering menjadi masalah karena banyak warga meninggalkan rumah dalam keadaan tergesa-gesa.

"Beberapa bahan yang kami sampaikan itu mulai dari kebutuhan bayi seperti popok, kemudian selimut, dan kebutuhan lainnya khususnya untuk wanita. Semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT yang terkena dampak," ungkap Syafril.

Bantuan tahap awal ini diharapkan menyusul kebutuhan lain seperti obat-obatan dan perlengkapan dapur, menyesuaikan laporan dari lapangan. Pemerintah daerah setempat masih mendata jumlah pengungsi dan tingkat kerusakan rumah di sejumlah wilayah terdampak.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: news.okezone.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top