Range Rover Electric Resmi Meluncur, SUV Listrik Mewah dengan Tenaga Setara V8

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Rabu, 02 September 2026 | 21:50:01 WIB
Range Rover Electric resmi diluncurkan secara global dengan tenaga setara V8 dan teknologi pengisian cepat 800V.

NUSA TENGGARA TIMUR — Kabar ini menuntaskan penantian panjang sejak daftar tunggu dibuka pada akhir 2023 lalu. JLR (Jaguar Land Rover) mencatat antusiasme luar biasa dengan lebih dari 61.000 calon pembeli yang mendaftarkan diri sebelum peluncuran resmi. Kini sistem pemesanan telah aktif, dimulai dari varian SE dengan harga USD 140.450 atau setara Rp 2,24 miliar di Amerika Serikat, dan £154.070 di Inggris.

Dari sisi desain, Range Rover Electric tetap mempertahankan bahasa desain khas dengan garis bodi yang bersih dan reduktif. Namun ada beberapa pembeda yang membuatnya lebih aerodinamis dibanding versi konvensional. Gril tertutup khas kendaraan listrik, desain velg baru, serta underbody yang dirancang khusus untuk memaksimalkan efisiensi dan jarak tempuh menjadi ciri yang paling mudah dikenali.

Tenaga Setara V8 dengan Teknologi 800V

Heart of the beast—atau lebih tepatnya sumber tenaganya—berupa sistem penggerak semua roda (AWD) dengan motor ganda yang menghasilkan tenaga gabungan 542 hp dan torsi 627 lb-ft. Martin Limbert, Managing Director Range Rover, menyebut kendaraan ini telah melewati pengujian paling ketat dibanding model lain yang pernah mereka produksi. Hasilnya, klaim "genuinely the most accomplished Range Rover ever" dirasa tidak berlebihan.

Baterai lithium-ion double-stack 118,5 kWh dengan 344 sel prismatik menjadi jantung penggeraknya. Platform 800V memungkinkan pengisian daya 10-80 persen hanya dalam waktu sekitar 22 menit. Bila pengisian dilakukan selama 10 menit, kendaraan sudah bisa menambah jarak tempuh sekitar 136 mil.

Menariknya, semua versi yang dijual di pasar Amerika Utara sudah dilengkapi port NACS built-in sehingga pengguna bisa mengakses jaringan Supercharger Tesla tanpa adaptor tambahan. Untuk pasar Inggris dan Eropa, JLR menjanjikan akses ke lebih dari satu juta titik pengisian umum.

Performa Off-Road dan Kemampuan Menembus Air 900 mm

Salah satu kekhawatiran umum terhadap SUV listrik adalah kemampuan off-road yang berkurang karena bobot baterai. Range Rover Electric mencoba menjawabnya dengan Intelligent Driveline Dynamics (IDD) dan Integrated Traction Management (ITM). Sistem ini mengontrol kecepatan motor dalam 50 milidetik dan mengelola selip roda hingga 100 kali lebih cepat dari kendaraan bermesin konvensional.

Kemampuan wading depth tetap dipertahankan hingga kedalaman 900 mm, setara dengan versi mesin bensin. Aplikasi baru juga disediakan untuk mengatur fungsi iklim dalam kabin, mengecek level baterai, dan menjadwalkan waktu pengisian daya.

Dua Pilihan Dimensi dengan Kode Rilis LWB First Edition Rp 2,9 Miliar

Range Rover Electric tersedia dalam varian standar dan long wheelbase (LWB). Dimensi standarnya membentang sepanjang 199 inci dengan lebar 81 inci dan wheelbase 118 inci. Sementara versi LWB lebih panjang 8 inci dengan wheelbase 126 inci.

Untuk edisi paling mewah, Range Rover Electric LWB First Edition dipatok di angka USD 183.850 atau sekitar Rp 2,94 miliar. Varian ini menawarkan paket kelengkapan ekstra berupa kulkas di konsol tengah depan, Tailgate Event Suite package, dan illuminated metal treadplates dengan lencana First Edition.

Dengan janji tingkat kenyamanan yang "satu tingkat di atas" versi bensinnya, Range Rover Electric jelas menyasar segmen pembeli yang mendambakan kemewahan senyap. Pertanyaannya sekarang, kapan JLR akan membawanya ke pasar Indonesia yang notabene pasar SUV mewah yang terus tumbuh?

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top