Vivo X500 Pro Max Boyong Kamera 200 MP dan Telephoto 400mm

Penulis: Hendra Setiawan  •  Selasa, 22 September 2026 | 13:54:01 WIB
Vivo X500 Pro Max memperkenalkan kamera telephoto ZEISS APO 200 MP.

NUSA TENGGARA TIMUR — Vivo X500 Pro Max resmi memperkenalkan sederet teknologi fotografi anyar, mulai dari sensor telephoto ZEISS APO 200 MP hingga Ultra-High Dynamic Range 17EV. Ponsel ini juga mendukung lensa tambahan ZEISS Telephoto Extender Gen 2 Ultra 400mm yang dijual terpisah. Langkah ini menegaskan ambisi Vivo bersaing di segmen kamera smartphone kelas flagship.

Vivo X500 Pro Max membawa pendekatan berbeda dalam pengembangan kamera ponsel. Perusahaan tidak hanya mengandalkan satu sensor besar, tetapi menggabungkan teknologi dari sejumlah mitra strategis seperti Zeiss, Sony, Samsung, Snapdragon, hingga MediaTek.

Vivo Imaging Product Operation Manager, Ronghao Zhang, menjelaskan bahwa fotografi bagi Vivo bukan sekadar menangkap objek dan momen. Ada kolaborasi teknologi lintas perusahaan yang menjadi fondasi di baliknya.

"Itu sebabnya kami menggabungkan kekuatan dengan banyak partner untuk menghadirkan gambar dengan kualitas yang tidak ditawar-tawar," kata Zhang dalam sesi Blue Talk bersama media internasional, termasuk detikINET, di Shanghai, China, Selasa (22/9/2026).

Dynamic Range 17EV dan Flash Multifokus

Salah satu peningkatan utama di Vivo X500 Pro Max adalah kemampuan Ultra-High Dynamic Range yang pertama kali mencapai 17EV. Angka ini memungkinkan kamera menangkap rentang pencahayaan maksimal, dari area terang hingga bayangan gelap, dalam satu bidikan.

Vivo juga meng-upgrade kemampuan flash untuk foto potret menjadi multifokus. Perubahan ini ditujukan agar pencahayaan pada wajah subjek lebih merata di berbagai kondisi pemotretan.

Telephoto 200 MP dan Extender 400mm

Untuk sektor telephoto, Vivo X500 Pro Max mengandalkan lensa kamera telefoto ZEISS APO beresolusi 200 MP. Ponsel ini juga didukung aksesori ZEISS Telephoto Extender Gen 2 Ultra dengan lensa telephoto 400mm yang dijual terpisah.

Memotret objek jauh berpotensi goyang dan meleset dari frame. Vivo menyematkan teknologi Telephoto Tracking yang disebut Framing Assistance untuk menjaga objek tetap berada di dalam bingkai saat dipotret dari jarak jauh.

Cinematic Video Color Style dan 4K Dolby Vision

Di sisi video, Vivo menghadirkan Cinematic Video Color Style. Pengguna bisa memilih setelan warna sesuai suasana, yaitu Golden Hour, Platinum, Sunny Day, dan Paris Afterglow.

"Untuk video, ada Cinematic Video Color Style dimana pengguna bisa memilih setelan warna yaitu Golden Hour, Platinum, Sunny Day dan Paris Afterglow," ujar Zhang.

Pilihan warna tersebut memudahkan pengguna memproduksi video tanpa perlu melakukan color grading manual. Vivo juga menyematkan Video AF Tracking yang tetap mampu mempertahankan fokus meski objek dalam video bergerak.

Hasil rekaman makin lengkap dengan debut 4K Dolby Vision Portrait Video yang diklaim anti back-light. Fitur ini menyasar pengguna yang sering merekam video potret di kondisi pencahayaan menantang, misalnya saat subjek membelakangi sumber cahaya.

Vivo belum mengumumkan jadwal rollout resmi Vivo X500 Pro Max ke pasar Indonesia. Namun deretan spesifikasi ini menempatkan ponsel tersebut sebagai kandidat kuat di segmen flagship camera phone, bersaing dengan lini Ultra dari Samsung dan Xiaomi yang lebih dulu mengusung sensor telephoto beresolusi tinggi.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top