NUSA TENGGARA TIMUR — Christian Eriksen resmi mengakhiri kontraknya di Wolfsburg lebih cepat setelah kedua pihak sepakat berpisah secara mutual. Gelandang Denmark itu sebenarnya terikat hingga musim panas 2027, tetapi meminta pemutusan dini setelah kembali kolaps di lapangan bersama Timnas Denmark pada Juni lalu.
Wolfsburg menyetujui permintaan Eriksen untuk mengakhiri kerja sama yang baru berjalan satu musim. Gelandang berusia 34 tahun itu bergabung dengan klub Bundesliga tersebut pada September 2025 dan mencatatkan 34 penampilan di musim pertamanya.
Keputusan ini diambil setelah Eriksen kembali mengalami insiden di lapangan saat membela Denmark melawan Ukraina pada Juni. Ia kini menjalani pemulihan di rumah dan belum kembali bermain sejak kejadian tersebut.
Eriksen kolaps di lapangan untuk kedua kalinya dalam kariernya. Insiden pertama terjadi lima tahun lalu saat ia mengalami henti jantung ketika membela Denmark melawan Finlandia di Kopenhagen.
Setelah kejadian itu, Eriksen menjalani pemasangan alat implantable cardioverter-defibrillator (ICD). Ia kemudian mengonfirmasi bahwa alat tersebut bekerja dengan baik saat insiden terbaru, memberikan kejutan listrik yang menyelamatkannya.
Aturan Serie A melarang pemain dengan ICD bermain di kompetisi Italia. Kondisi inilah yang membuat Eriksen meninggalkan Inter Milan setelah insiden pertama, lalu melanjutkan karier di Brentford dan Manchester United sebelum bergabung dengan Wolfsburg.
Direktur olahraga Wolfsburg, Dieter Hecking, menyatakan bahwa keputusan soal masa depan Eriksen sepenuhnya diserahkan kepada sang pemain. Klub memilih memberi kebebasan dalam situasi yang sensitif ini.
"Bagi kami, sudah jelas bahwa keputusan tentang masa depannya harus menjadi milik Christian," kata Hecking. "Kami ingin memberinya kebebasan dalam situasi khusus ini dan kini telah menyetujui permintaannya untuk memutus kontrak."
Hecking menambahkan bahwa meski hanya sebentar memperkuat Wolfsburg, Eriksen meninggalkan kesan mendalam bagi rekan setim, staf, dan para penggemar klub asal Lower Saxony tersebut.
Eriksen menyampaikan terima kasih kepada Wolfsburg atas dukungan yang diberikan selama ia berkarier di Jerman. Ia menyebut bermain untuk klub Bundesliga itu sebagai sebuah kebanggaan.
"Saat ini, yang penting bagi saya adalah berada dekat keluarga di Denmark. Saya senang kami bisa menemukan solusi bersama," ujar Eriksen.
Selama memperkuat Wolfsburg, Eriksen tampil 31 kali di Bundesliga. Liga Jerman menjadi liga besar Eropa keempat yang ia jalani sepanjang kariernya, setelah sebelumnya berkarier di Belanda, Inggris, dan Italia.
Kepergian Eriksen dari Wolfsburg membuatnya berstatus agen bebas. Ia belum bermain sejak Juni, sehingga keputusan soal klub berikutnya kemungkinan baru akan diambil setelah kondisi kesehatannya benar-benar pulih.
Perjalanan karier Eriksen memang tak pernah mengikuti jalur yang biasa. Dari insiden henti jantung di Euro 2020 hingga kembali bermain di level tertinggi, setiap langkahnya selalu menjadi perhatian publik sepak bola internasional.