NUSA TENGGARA TIMUR — Apple merombak Siri lewat iOS 27 dengan kemampuan Apple Intelligence yang memahami konteks personal pengguna, mulai dari membaca pesan hingga memeriksa kalender. Asisten suara ini kini dapat mencari file, merekomendasikan restoran, dan menemukan foto lama berdasarkan deskripsi percakapan. Fitur ini belum tersedia di semua wilayah, termasuk Uni Eropa, dan pengguna perlu mengaktifkannya secara manual di menu Pengaturan.
Apple Intelligence akhirnya berjalan penuh di seluruh sistem operasi Apple versi 27, dan Siri menjadi wajah utama dari perubahan itu. Asisten suara yang dulu sering jadi bahan lelucon kini mampu membaca konteks personal: kontak, pesan, email, dan jadwal kalender di iPhone pengguna.
Kekuatan utama Siri AI bukan pada pertanyaan umum seperti konversi satuan atau jumlah huruf dalam kata. Kemampuannya terletak pada pemahaman situasi spesifik pengguna, sehingga informasi yang relevan bisa muncul tanpa perlu dicari manual.
Siri AI tidak tersedia di semua negara. Pengguna di Uni Eropa dipastikan belum mendapatkannya dalam waktu dekat. Selain itu, fitur ini harus diaktifkan lewat menu Pengaturan dan memerlukan proses indeks data dari aplikasi terkait.
Proses indeks bisa memakan waktu beberapa jam. Kesabaran diperlukan sebelum Siri AI benar-benar memahami seluruh isi perangkat.
Siri AI dapat melacak tautan yang dikirim di percakapan. Contohnya, pengguna bisa bertanya soal lagu yang direkomendasikan teman di grup chat pekan lalu, lalu Siri menarik tautan Spotify tersebut untuk langsung diputar.
Catatan penting: WhatsApp belum diperbarui untuk mendukung Siri AI. Dukungan untuk aplikasi lain bisa berbeda-beda tergantung pembaruan pengembang.
Pertanyaan seperti "tampilkan rapat saya minggu ini" akan memunculkan seluruh agenda yang tersimpan. Pengguna bisa merencanakan lokasi dan waktu keberangkatan berdasarkan hasil tersebut.
Satu hal yang sering terlewat: setiap kalender harus diaktifkan satu per satu di Pengaturan. Kalender kantor yang tidak dicentang bisa membuat jadwal penting luput dari pantauan Siri.
Fitur on-screen awareness membuat Siri AI membaca apa yang sedang tampil di layar. Saat pengguna membuka daftar restoran, Siri bisa memberi rekomendasi berdasarkan ulasan pengguna atau menyaring jenis masakan tertentu.
Visual Intelligence melengkapi kemampuan ini dengan menerjemahkan menu secara instan. Pengguna juga bisa meminta informasi gizi dari hidangan yang sedang dipertimbangkan sebelum memesan.
Pencarian foto berbasis deskripsi kini lebih akurat. Permintaan seperti "semua foto dari pantai di Altea" akan memunculkan hasil dari seluruh pustaka foto, tanpa perlu folder khusus.
Fitur Extend memungkinkan pengguna memperluas bingkai gambar dengan generative AI. Latar di sekitar subjek akan diisi otomatis, sehingga komposisi foto bisa diubah tanpa aplikasi tambahan.
Pencarian file yang salah tempat menjadi salah satu kegunaan paling praktis. Siri AI bisa menemukan tangkapan layar tertentu, mengidentifikasi versi terbaru sebuah dokumen, hingga menarik data penting dari dalam file.
Kemampuan ini berlaku lintas perangkat, termasuk iPad dan Mac. Bagi pengguna yang baru mengenal asisten AI, eksplorasi langsung adalah cara tercepat memahami batas kemampuannya.
Siri AI paling cocok untuk pengguna iPhone, iPad, atau Mac yang menyimpan banyak data pribadi di ekosistem Apple dan ingin mengaksesnya tanpa menelusuri aplikasi satu per satu. Pengguna di wilayah yang belum mendukung fitur ini harus menunggu jadwal rollout resmi dari Apple.