Dinkes Kota Kupang Raih Penghargaan Kemenkes 2026 untuk Pengelolaan Layanan Kesehatan Tradisional

Penulis: Jauhari Lubis  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:15:31 WIB
Kepala Dinkes Kota Kupang Retnowati menyebut penghargaan Kemenkes 2026 sebagai pengakuan atas pengelolaan layanan kesehatan tradisional di daerah itu.

KUPANG — Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Retnowati menyebut penghargaan Kemenkes 2026 menjadi pengakuan atas upaya pengelolaan dan pengembangan layanan kesehatan tradisional di wilayahnya. Menurut dia, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan konvensional. Pengetahuan, keterampilan, dan praktik kesehatan tradisional yang bermanfaat bagi masyarakat juga diberi ruang untuk berkembang.

Retnowati menegaskan, keahlian warga yang menunjang pelayanan kesehatan akan tetap difasilitasi agar bisa berkarya dan membantu Dinas Kesehatan menyehatkan masyarakat. Pembinaan menyasar para pelaku sekaligus penyelenggara layanan kesehatan tradisional di Kota Kupang.

"Semua keahlian dan keterampilan yang ada, sepanjang menunjang pelayanan kesehatan, akan tetap kita beri ruang agar bisa berkarya dan membantu Dinas Kesehatan dalam menyehatkan masyarakat," ujar Retnowati di Kupang, Selasa (27/10/2026).

Tiga Kategori Layanan Kesehatan Tradisional yang Diakui

Pelayanan kesehatan tradisional mencakup berbagai bentuk pengobatan, perawatan, pemeliharaan kesehatan, hingga pencegahan penyakit. Praktiknya memanfaatkan ramuan, metode, dan keterampilan berdasarkan pengalaman, pengetahuan, serta kearifan lokal. Secara umum, layanan ini terbagi dalam tiga kategori:

  • Tradisional empiris — mengandalkan metode, ramuan, dan keterampilan berdasarkan pengalaman serta pengetahuan turun-temurun, seperti jamu dan pijat tradisional oleh penyehat tradisional sesuai ketentuan.
  • Tradisional komplementer — memakai metode kesehatan tradisional yang memiliki dasar ilmiah untuk melengkapi pelayanan konvensional, antara lain akupuntur, akupresur, hipnoterapi, dan aromaterapi.
  • Tradisional integrasi — memadukan pelayanan kesehatan konvensional dengan pelayanan kesehatan tradisional dalam satu fasilitas pelayanan kesehatan, dengan memperhatikan indikasi, standar pelayanan, dan ketentuan yang berlaku.

Ramuan Herbal hingga Bekam Sudah Terdaftar di Kota Kupang

Sejumlah metode dan sarana pelayanan kesehatan tradisional telah terdaftar dan tersedia bagi warga Kota Kupang. Di antaranya pemanfaatan ramuan herbal seperti jahe dan tanaman obat lain, serta terapi fisik dan manual berupa pijat urut, refleksi, dan bekam.

Keberadaan layanan itu dinilai sebagai potensi untuk mendukung pemeliharaan kesehatan masyarakat. Pengembangannya tetap membutuhkan pembinaan dan pengawasan agar pelayanan memenuhi ketentuan serta memperhatikan keselamatan pengguna.

Pembinaan Berkelanjutan demi Mutu Pelayanan

Retnowati menyatakan Dinas Kesehatan Kota Kupang akan terus memberikan motivasi, pembinaan, dan pendampingan kepada para pelaku upaya kesehatan tradisional. Langkah itu diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan praktik berjalan tertata, aman, dan dapat bersinergi dengan pelayanan kesehatan konvensional.

"Kami akan semakin memberikan motivasi, pembinaan, dan pendampingan terhadap semua upaya kesehatan tradisional. Apa yang mungkin belum bisa kita berikan melalui pelayanan kesehatan konvensional, diharapkan dapat didukung melalui pelayanan kesehatan tradisional yang sesuai ketentuan," katanya.

Menurut dia, pengembangan kesehatan tradisional bukan sekadar mempertahankan pengetahuan warisan turun-temurun. Praktik itu juga menjadi bagian dari pembangunan sistem pelayanan kesehatan yang lebih terarah dan bertanggung jawab.

Melalui pembinaan berkelanjutan, para pelaku kesehatan tradisional diharapkan meningkatkan kapasitas, menjaga mutu pelayanan, dan berkontribusi memperluas pilihan layanan kesehatan bagi masyarakat. Penghargaan Kemenkes 2026 pun diharapkan menjadi motivasi untuk memperkuat kolaborasi antara layanan tradisional dan konvensional.

"Dengan pengelolaan yang sesuai standar dan ketentuan, potensi kearifan lokal diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," pungkasnya.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: ekorantt.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top