NUSA TENGGARA TIMUR — Spanyol akhirnya memecah kebuntuan di turnamen ini. Menghadapi Arab Saudi di laga kedua babak penyisihan grup, tim Matador tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan tanpa balas. Gol cepat Yamal membuka jalan bagi kemenangan yang membawa mereka naik ke papan atas klasemen sementara grup.
Debut Starter Yamal Berbuah Manis
Lamine Yamal baru berusia 17 tahun saat dipercaya pelatih masuk dalam starting eleven. Ia tak butuh waktu lama untuk membayar kepercayaan itu. Memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah, Yamal melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau kiper Arab Saudi pada menit ke-10.
Gol tersebut menjadi gol pertama Yamal di Piala Dunia dan sekaligus menjadikannya salah satu pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen. Penampilannya yang lincah di sisi sayap terus merepotkan pertahanan lawan sepanjang babak pertama.
Tiga Gol Tambahan di Babak Kedua
Unggul satu gol di babak pertama tak membuat Spanyol mengendurkan serangan. Mereka terus menekan dan akhirnya menambah tiga gol lagi di paruh kedua pertandingan. Serangan cepat dan penguasaan bola yang dominan menjadi kunci keberhasilan mereka membongkar pertahanan Arab Saudi.
Arab Saudi yang tertinggal jauh kesulitan mengembangkan permainan. Sepanjang laga, mereka hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran, jauh tertinggal dari Spanyol yang mencatatkan 15 tembakan mengarah ke gawang.
Dampak ke Klasemen dan Laga Selanjutnya
Kemenangan ini membawa Spanyol mengoleksi tiga poin dan naik ke posisi kedua klasemen grup, hanya terpaut selisih gol dari pemuncak klasemen. Hasil ini juga memutus catatan negatif mereka di laga pembuka turnamen yang berakhir imbang.
Laga selanjutnya akan menjadi penentu bagi Spanyol. Mereka dijadwalkan menghadapi lawan tangguh di pertandingan terakhir penyisihan grup demi memastikan tiket ke babak gugur.