MANGGARAI BARAT — Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai NasDem Kecamatan Welak, Gusti Jenahar, menyerahkan bantuan itu langsung di sejumlah desa terdampak. Selain empat desa utama, sejumlah desa lain di Kecamatan Welak juga menerima distribusi serupa.
Terpal menjadi kebutuhan mendesak bagi warga yang rumahnya rusak akibat guncangan. Material ringan ini dipakai sebagai penutup sementara atap dan dinding darurat selama proses pemulihan berjalan.
Pesan Ketua DPW NasDem NTT untuk Warga Welak
Gusti menyampaikan pesan Ketua DPW NasDem NTT, Edistasius Endi, bahwa warga terdampak tidak menghadapi situasi pascabencana sendirian. Menurut Gusti, bantuan yang dititipkan melalui dirinya merupakan bentuk kepedulian sekaligus menegaskan bahwa NasDem NTT turut merasakan kondisi yang dialami warga.
"Ketua DPW NasDem NTT ingin tegaskan bahwa warga yang terdampak gempa tidak sendirian," ujar Gusti.
Kepedulian itu, lanjut Gusti, diwujudkan melalui berbagai bantuan yang telah disalurkan, baik atas dasar kepedulian pribadi maupun melalui kelembagaan partai.
Warga Galang: Terpal Sangat Berarti di Tengah Keterbatasan
Stefanus Mastu, warga Desa Galang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPW Partai NasDem NTT atas bantuan yang diberikan. Menurut Stefanus, terpal sangat berarti bagi keluarganya di tengah keterbatasan yang masih dirasakan setelah bencana.
"Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPW Partai NasDem NTT beserta seluruh jajaran pengurus yang telah menunjukkan kepedulian kepada kami," ungkap Stefanus.
Stefanus menilai bantuan itu tidak hanya meringankan beban material, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi warga selama menjalani masa pemulihan.
"Bantuan terpal ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam menghadapi kondisi yang serba terbatas setelah bencana. Kami merasa tidak sendiri karena masih ada yang datang melihat, mendengar, dan peduli terhadap keadaan kami," ungkapnya.
Ajakan Tetap Bangkit Sambil Menunggu Perhatian Pemerintah
Gusti mengajak masyarakat tetap kuat menghadapi situasi pascabencana dan tidak larut dalam kesedihan. Ia berharap warga terus memelihara harapan serta semangat untuk bangkit, sembari menantikan perhatian dan dukungan dari pemerintah.
"Jangan berlarut dalam kesedihan karena tidak membalikkan keadaan. Sambil berharap bahwa pemerintah akan tergerak hatinya," tutupnya.
Gempa Flores 15 Agustus 2026 meninggalkan kerusakan hunian di sejumlah kecamatan Manggarai Barat. Kecamatan Welak termasuk wilayah yang masih bergantung pada bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara.