NUSA TENGGARA TIMUR — Anggaran film live-action Elden Ring melonjak hampir dua kali lipat menjadi mendekati USD 200 juta, setara Rp 3,6 triliun. Laporan Wall Street Journal menyebut angka sebelumnya berada di kisaran USD 100 juta atau sekitar Rp 1,8 triliun. Lonjakan ini menempatkan proyek garapan A24 tersebut sebagai salah satu produksi paling mahal dalam sejarah studio.
Sean Schofield, penata properti film tersebut, sempat mengunggah konten yang mengisyaratkan pengambilan gambar telah rampung sebelum akhirnya menghapusnya dari Instagram. Unggahan itu memperlihatkan tas bertuliskan Elden Ring, gantungan kunci berbentuk clapperboard, dan kartu ucapan terima kasih yang ditandatangani sutradara Alex Garland bersama produser Allon Reich, Matthew Penry-Davey, Peter Rice, Andrew Macdonald, dan Charlie Reed.
Informasi anggaran anyar tersebut belum dikonfirmasi resmi oleh A24 maupun Bandai Namco. Angka USD 200 juta itu beredar lewat laporan media, bukan pengumuman studio.
Dari USD 100 Juta ke Hampir USD 200 Juta
Wall Street Journal melaporkan kenaikan anggaran proyek adaptasi game besutan FromSoftware itu. Versi awal disebut berkisar USD 100 juta, atau sekitar Rp 1,8 triliun dengan kurs yang dipakai laporan tersebut.
Sebagai pembanding, film termahal A24 sejauh ini adalah Marty Supreme dengan biaya USD 70 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. Angka itu masih di atas Civil War karya Alex Garland yang menghabiskan USD 50 juta atau sekitar Rp 906 miliar.
Artinya, Elden Ring berpotensi menjadi produksi terbesar A24, jauh melampaui capaian dua film tersebut.
Alex Garland di Kursi Sutradara dan Penulis
Garland dipercaya mengisi posisi penulis sekaligus sutradara. The Hollywood Reporter menyebut proyek ini akan menempatkannya di puncak pengelolaan film terbesar dan paling ambisius yang pernah digarap A24.
A24 memang dikenal kerap memberi ruang dana besar untuk Garland, termasuk saat memproduksi film berskala besar. Pola kerja itu berlanjut di proyek adaptasi Elden Ring.
Jadwal Tayang Masih Jauh
Film ini direncanakan tayang pada Maret 2028. Saat ini produksi sudah masuk tahap pasca produksi.
Dengan jarak tayang yang masih panjang, tim produksi masih memiliki waktu untuk menggarap efek visual. Kualitas VFX akan jadi sorotan mengingat dunia Elden Ring sarat elemen fantasi dan desain makhluk yang rumit.
Adaptasi Game yang Makin Serius
Elden Ring sendiri merupakan game action RPG yang dikembangkan FromSoftware dan diterbitkan Bandai Namco. Kesuksesan komersial game itu membuat adaptasi layar lebar dianggap punya basis penonton yang mapan.
Bagi A24, proyek ini menandai pergeseran dari film indie berbiaya menengah ke produksi blockbuster. Bagi penggemar game, kepastian sutradara dan jadwal tayang menjadi sinyal bahwa adaptasi ini digarap serius, bukan sekadar memanfaatkan popularitas IP.