OELAMASI — Bantuan yang diserahkan meliputi 50 unit pompa air, satu unit alat pengering jahe, tiga unit tandon air untuk petani tembakau, dua unit mesin pembuat minyak kelapa (VCO), serta sarana produksi dan benih jagung dan padi. Bupati menegaskan bantuan itu merupakan hasil perjuangan pemerintah daerah bersama DPRD.
“Bantuan ini adalah berkat yang harus diterima dan dikelola dengan baik. Jangan disimpan atau dijual, tetapi gunakan agar menghasilkan panen dan meningkatkan pendapatan keluarga,” kata Yosef Lede saat menyerahkan bantuan.
Yosef meminta peralatan tidak dipakai secara perorangan. Menurutnya, alsintan harus dimanfaatkan bersama melalui kelompok tani agar manfaatnya lebih luas.
Ia juga mendorong petani terus bekerja keras untuk mewujudkan Kabupaten Kupang Emas yang sejahtera dan mandiri. Bantuan diarahkan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah tersebut.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Sofia Malelak-Dehaan menyatakan dukungan penuh terhadap sektor pertanian yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. DPRD akan mendorong penyaluran bantuan tidak hanya untuk pertanian, tetapi juga bagi nelayan dan peternak.
“Kami mendukung upaya pemerintah daerah agar berbagai bantuan dapat sampai ke tangan petani. Kolaborasi ini penting demi kemajuan masyarakat Kabupaten Kupang,” ujarnya.
Sofia mengingatkan pengurus kelompok tani mengelola bantuan secara terbuka dan adil. Tujuannya agar seluruh anggota kelompok merasakan manfaatnya, bukan hanya sebagian.
Mewakili kelompok tani, Kelin menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah. Ia berharap dukungan terhadap sektor pertanian terus berlanjut, terutama pemenuhan kebutuhan sarana pengairan agar petani bisa bekerja lebih optimal.
Anggota DPRD Kabupaten Kupang yang hadir dan ikut menyerahkan alsintan yakni Mesak Mbura, Felisiano Amaral, Rudin Amtiran, Deasy Ballo-Foeh, Yusuf Tanu, dan Yermias Pellokila.