KUPANG — Ribuan aparatur sipil negara dari berbagai organisasi perangkat daerah memadati lapangan paved halaman kantor gubernur. Mereka berbaris rapi di belakang papan nama dinas masing-masing, mengenakan seragam batik Korpri biru berpeci hitam, di bawah tiang bendera Merah Putih.
Gubernur Melki Laka Lena bertindak sebagai pembina upacara, didampingi jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama. Dalam amanatnya, ia menegaskan posisi NTT di mata daerah lain setelah menjadi tuan rumah PESONAS II 2026.
PESONAS II Jadi Bukti Kesiapan Pelayanan Publik NTT
Menurut Gubernur, keberhasilan penyelenggaraan PESONAS II 2026 membuktikan kesiapan dan kualitas pelayanan publik masyarakat Flobamora. Penilaian itu datang dari kontingen daerah lain yang datang dari seluruh Nusantara.
Pengalaman tersebut disebutnya sebagai modal krusial menuju ajang yang lebih besar. NTT akan menjadi tuan rumah PON XXII pada 2028 mendatang.
"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemprov NTT yang telah menyukseskan PESONAS II 2026. Kita membuktikan bahwa NTT mampu menjadi tuan rumah yang baik, dengan pelayanan dan keramahan yang meninggalkan kesan positif bagi para tamu dari seluruh Indonesia," ujar Gubernur Melki Laka Lena di hadapan ribuan pegawai.
Lima Pilar Sukses yang Disiapkan Pemprov NTT untuk PON 2028
Pemprov NTT menyiapkan lima pilar sukses dalam menghadapi PON XXII 2028. Rinciannya:
- Sukses penyelenggaraan
- Sukses prestasi
- Sukses ekonomi
- Sukses pariwisata
- Sukses administrasi
Kelima pilar itu dirincikan Gubernur di depan peserta apel sebagai kerangka kerja birokrasi provinsi dalam dua tahun ke depan. PON XXII 2028 menjadi tonggak berikutnya setelah PESONAS II yang baru selesai digelar.
Apel pagi berlangsung khidmat dan tertib. Seluruh peserta tampil kompak sesuai instruksi seragam yang ditetapkan, dengan barisan mengular memenuhi lapangan upacara.