Pencarian

Sumur Manpatu-101 Pertamina Hulu Mahakam Alirkan Gas 16,2 MMSCFD

Senin, 19 Oktober 2026 • 08:50:02 WIB
Sumur Manpatu-101 Pertamina Hulu Mahakam Alirkan Gas 16,2 MMSCFD
Sumur Manpatu-101 di Lapangan South Mahakam mengalirkan gas 16,2 MMSCFD pada uji produksi sementara.

NUSA TENGGARA TIMUR — Sumur Manpatu-101 (MPT-101) yang dioperasikan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mengalirkan gas 16,2 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan kondensat 655,8 barel per hari pada uji produksi sementara. Laju gas itu setara 108% dari target produksi awal 15 MMSCFD. Capaian ini menjadi bukti bahwa pengembangan lapangan migas butuh waktu sekitar lima tahun sejak penemuan cadangan hingga siap berproduksi.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyebut Sumur Manpatu-101 sebagai sumur baru dari Plan of Development (POD) Manpatu 2023, hasil eksplorasi Sumur Manpatu-1X pada 2021. Menurutnya, rentang waktu itu menggambarkan panjangnya proses dari temuan gas sampai fasilitas produksi berdiri.

"Sumur yang berada di platform MP-1 ini merupakan sumur baru dari POD Manpatu Tahun 2023, hasil eksplorasi MPT-1X pada 2021. Ini menunjukkan bahwa sejak ditemukan gas, perlu waktu rata-rata kurang lebih lima tahun untuk bisa produksi, untuk membangun fasilitas produksinya," ujar Djoko dalam keterangannya, Senin (19/10).

Lokasi dan Dasar Pengembangan Sumur

Sumur Manpatu-101 masuk dalam wilayah pengembangan Lapangan South Mahakam di perairan Selat Makassar, sekitar 20 kilometer dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Pengembangannya mengacu pada POD Manpatu yang disetujui pada 2023, sebagai tindak lanjut hasil eksplorasi Sumur Manpatu-1X pada 2021.

Pekerjaan tie-back dan re-entry sumur sudah tuntas. Re-entry dilakukan dengan memasang peralatan completion untuk mengalirkan hidrokarbon dari zona yang sebelumnya terbukti lewat pengeboran eksplorasi Manpatu-1X, yang berlangsung Agustus 2021 hingga Februari 2022.

Rincian Hasil Uji Produksi

Pada uji produksi sementara, sumur mengalirkan gas 16,2 MMSCFD dan kondensat 655,8 barel per hari pada bukaan choke 30/64 inci. Angka itu melampaui target produksi awal 15 MMSCFD, atau mencapai 108% dari target.

Secara teknis, sumur menargetkan Formasi Sepinggan Deltaic Sequence (SDS) dan Sepinggan Carbonate Sequence (SCS). Operasi memakai rig Zhong You Hai-16 untuk membuka kembali Sumur Manpatu-1X hingga kedalaman 4.158,2 meter terukur (measured depth/mMD).

Pekerjaan operasional berlangsung 49 hari sampai masuk tahap uji produksi. Estimasi biaya berdasarkan field estimate mencapai US$16,57 juta, atau sekitar 101,6% dari Authorization for Expenditure (AFE) yang disetujui sebesar US$16,31 juta.

Apa Langkah Selanjutnya

PHM akan melanjutkan uji produksi dan mengalirkan sumur pada laju optimal dengan tetap menjaga kualitas reservoir. Hasil pengujian lanjutan bakal jadi acuan menentukan tingkat produksi yang bisa dipertahankan.

Bagi Blok Mahakam, sumur ini menambah pasokan gas dari wilayah kerja yang sudah lama menjadi tulang punggung produksi migas Kalimantan Timur. Keberhasilan Manpatu-101 juga memperlihatkan bahwa sumur eksplorasi lama masih menyimpan potensi ekonomi bila dikembangkan lewat fasilitas tie-back ke platform yang sudah ada.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks