Perempuan Noelbaki Yustina Sadji Kembangkan Usaha Pangan Lokal, Raup Omzet Rp4 Juta Per Bulan

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 19:30:01 WIB
Yustina Sadji mengembangkan usaha pangan lokal dengan omzet Rp4 juta per bulan di Noelbaki, Kupang Tengah.

KUPANG — Yustina Sadji, warga Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, bukan sekadar pelaku UMKM. Perempuan kelahiran Surabaya, 5 September 1972 ini membuktikan bahwa produk olahan pangan lokal bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Produknya kini sudah mengantongi label resmi dan sertifikasi halal, memberikan jaminan mutu bagi konsumen.

"Awalnya kami mulai dari usaha kecil dengan peralatan sederhana. Sekarang produk sudah memiliki label dan mulai dikenal masyarakat," kata Yustina di Kupang, Rabu (13/5/2026).

Pendampingan untuk Lebih dari Tiga UMKM di Tarus

Di luar usahanya, Yustina aktif sebagai Ketua Koordinator Komunitas Sosial Ekonomi Paroki Santo Simon Petrus Tarus. Komunitas ini berada di bawah binaan para misionaris Claretian Penfui Kupang. Ia kini mendampingi lebih dari tiga UMKM di sekitar Tarus, khususnya perempuan, untuk mengembangkan usaha kreatif berbasis potensi lokal dan lingkungan.

Yustina juga bergabung dalam Jaringan Perempuan Usaha Kreatif Kupang. Wadah ini menjadi ruang belajar dan penguatan kapasitas bagi perempuan pelaku usaha di wilayah tersebut.

Pelatihan Agribisnis hingga Bootcamp Bank Indonesia

Berbagai pelatihan nonformal pernah diikuti Yustina. Mulai dari pelatihan agribisnis, pengolahan hasil ternak dan pertanian, hingga bootcamp wirausaha yang difasilitasi Bank Indonesia pada 2024. Pengalaman itu memperkuat kemampuan manajemen usaha dan pengembangan produk yang dijalankannya.

Kerja kerasnya membuahkan sejumlah penghargaan. Yustina meraih Juara I Olahan Pangan Lokal tingkat NTT tahun 2022. Ia juga mendapat penghargaan praktik terbaik dalam pengembangan pangan adaptif iklim dan sistem pangan di NTT pada 2024.

Bukan Sekadar Untung, Tapi Pemberdayaan Perempuan

Bagi Yustina, usaha yang dijalankan bukan semata untuk mencari keuntungan ekonomi. Yang lebih penting, ia ingin membuka ruang pemberdayaan bagi perempuan dan masyarakat kecil agar lebih mandiri melalui potensi pangan lokal daerah.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: flobamora-spot.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top