Pencarian

Siswa SD Tewas Tenggelam di Danau Rana Mese, BBKSDA NTT Klaim Sudah Pasang Peringatan

Senin, 11 Mei 2026 • 20:11:01 WIB
Siswa SD Tewas Tenggelam di Danau Rana Mese, BBKSDA NTT Klaim Sudah Pasang Peringatan
Siswa SD berusia 12 tahun ditemukan tewas tenggelam di Danau Rana Mese, Manggarai Timur.

BORONG — Germanus Alberno Ngitung alias Greis (12), warga Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese, tenggelam saat bermain rakit bambu bersama teman-temannya pada 4 Mei. Jasadnya baru ditemukan dua hari kemudian oleh tim SAR gabungan, sekitar 20 meter dari lokasi kejadian. Danau ini memiliki kedalaman mencapai 43 meter di bagian terdalam.

Bukan Insiden Pertama, Sejak 2017 Sudah Ada Korban

Peristiwa tenggelam di Danau Rana Mese bukanlah yang pertama. Pada 2017, dua pelajar SMP dilaporkan tewas di lokasi yang sama. Sejumlah insiden lain disebut-sebut pernah terjadi, meski tidak seluruhnya terdokumentasi secara resmi.

Pemda Klaim Tak Punya Wewenang, Tiket Sepenuhnya Milik BBKSDA

Kepala Dinas Pariwisata Manggarai Timur, Rofinus Hibur Hijau, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki wewenang apa pun di kawasan danau tersebut. "Selama ini seluruh hasil pemasukan dari karcis masuk adalah kewenangan BBKSDA," katanya kepada Floresa pada 6 Mei, hari ditemukannya jenazah Greis.

Ia mengakui pemerintah daerah tidak memperoleh kontribusi apa pun dari Danau Rana Mese terhadap Pendapatan Asli Daerah. Upaya agar pelaku UMKM bisa terlibat di kawasan itu pun, menurutnya, "belum ada jawaban resmi dari pihak BBKSDA."

BBKSDA: Papan Larangan Sudah Terpasang, Asuransi Sedang Diproses

Kewenangan pengelolaan Danau Rana Mese—termasuk penerimaan tiket—berada di tangan BBKSDA NTT berdasarkan skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2024. Tarif masuk untuk pengunjung nusantara Rp10.000 pada hari kerja dan Rp15.000 saat hari libur.

Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA NTT, Dadang Suryana, mengatakan pihaknya telah memasang papan larangan mandi dan berenang. Petugas juga rutin memberikan imbauan lisan, "terutama kepada anak-anak dan remaja." Ia menyebut warga setempat pada umumnya sudah memahami larangan tersebut.

Dadang menambahkan bahwa BBKSDA tengah memproses penerapan asuransi bagi pengunjung, berencana memperbaiki fasilitas seperti pagar, gerbang, dan MCK, serta menambah rambu-rambu peringatan. Ke depan, pengunjung kemungkinan akan didampingi pemandu wisata dari masyarakat setempat dengan konsekuensi penambahan biaya jasa pemanduan.

Danau Dalam Tanpa Pagar dan Sistem Darurat yang Memadai

Danau Rana Mese terletak di kawasan Hutan Taman Wisata Alam Ruteng, pada ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut. Luasnya sekitar 11,5 hektare dengan kedalaman mencapai 43 meter. Hingga kini, danau tersebut tidak memiliki pagar pengaman di tepi air, tidak ada penjaga keselamatan, dan belum ada sistem respons darurat yang memadai.

Bagikan
Sumber: floresa.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks