KUPANG — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan meninjau kondisi jalan rusak serta Jembatan Termanu dan Kapsali di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/5/2026). Dua jembatan itu sudah putus total sejak 2023 dan menyebabkan warga di wilayah tersebut terisolasi selama bertahun-tahun.
Kondisi Jembatan Termanu dan Kapsali yang putus total membuat akses masyarakat Amfoang terhambat. Warga kesulitan mengangkut hasil bumi, menjangkau fasilitas kesehatan, dan mengirim anak-anak ke sekolah. Isolasi ini berlangsung lebih dari dua tahun tanpa perbaikan berarti.
"Kondisi jembatan yang terputus membuat masyarakat Amfoang terisolasi bertahun-tahun," ujar mahasiswa asal Amfoang, Seprianus Bani, saat dihubungi detikBali, Jumat (22/5/2026).
Seprianus menuturkan bahwa warga Amfoang sudah melakukan persiapan menyambut kedatangan Gibran sejak Kamis (21/5) malam. Mahasiswa dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) langsung turun ke lapangan untuk mengecek titik-titik yang akan dikunjungi.
"Tadi malam kami semua mahasiswa dengan Paspampres datang langsung survei lokasi-lokasi yang dikunjungi, termasuk lapangan untuk helikopter bisa mendarat," imbuh Seprianus.
Berdasarkan informasi yang diterima, Gibran akan mendarat di lapangan SD Inpres Oelamopu sebelum meninjau lokasi jembatan.
Para mahasiswa asal Amfoang menuntut pemerintah untuk membangun jalan dan jembatan yang memadai. Selain infrastruktur, mereka juga mendesak pemerataan akses kesehatan dan pendidikan di wilayah yang selama ini terisolasi.
Seprianus menambahkan bahwa kunjungan ini menjadi harapan baru bagi warga Amfoang agar persoalan infrastruktur yang sudah berlarut-larut segera mendapat solusi konkret dari pemerintah pusat.