RUTENG — Perum Bulog Kantor Cabang Ruteng memastikan hak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Watu terpenuhi setelah beras bantuan yang diterima warga dinilai rusak. Kepala Bulog Ruteng, Yermi R.F Djami, menyatakan pihaknya langsung melakukan penukaran dengan beras berkualitas baik sehari setelah menerima laporan.
"Saat mendengar kabar dari Ibu Lurah dan petugas lapangan kami mengenai adanya beras yang rusak atau kurang layak saat pembagian, kami dari Bulog Ruteng segera menindaklanjutinya. Keesokan harinya, kami langsung ke kelurahan tersebut untuk melakukan penggantian beras yang rusak dengan beras yang layak," ujar Yermi, Jumat (3/7/2026).
Kasus di Kelurahan Watu menjadi pemicu bagi Bulog Manggarai untuk menyiapkan skema evaluasi total terhadap sistem rantai pasok mereka. Langkah ini diambil agar insiden penurunan mutu komoditas tidak terulang kembali di masa mendatang.
Yermi menegaskan, ke depan pengawasan akan diperketat secara berlapis, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Pengawasan ini diterapkan mulai dari proses penyerapan paling awal, yaitu saat pengadaan beras lokal.
Bulog Ruteng berkomitmen memperbaiki kinerja pelayanan dengan melakukan pengecekan ketat pada setiap tahap distribusi. Mulai dari pengadaan beras lokal, penyiapan beras program bantuan pangan, hingga program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
"Untuk kedepan, Bulog akan berupaya memperbaiki kinerja dengan melakukan pengawasan dan pengecekan kualitas serta kuantitas, mulai dari pengadaan beras lokal, hingga saat penyiapan beras program bantuan pangan dan SPHP," ungkap Yermi.
Respons cepat Bulog Ruteng terhadap keluhan warga menjadi bukti komitmen menjaga kualitas bantuan pangan di Manggarai. Langkah preventif berupa evaluasi total rantai pasok diharapkan dapat mengunci celah terjadinya penurunan mutu beras yang sampai ke tangan masyarakat.
Dengan pengawasan yang diperketat, Bulog memastikan beras untuk bantuan sosial maupun operasi pasar selalu dalam kondisi prima. Warga Kelurahan Watu pun telah menerima penggantian beras layak konsumsi.