NUSA TENGGARA TIMUR — Program ini merupakan hasil kolaborasi PTBA dengan UT School Tanjung Enim. Selama dua bulan, para peserta tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Kurikulum dirancang untuk membangun kompetensi dasar di bidang mekanik yang sesuai dengan kebutuhan industri, serta menanamkan profesionalisme dan keselamatan kerja sejak dini.
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. “Perseroan meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada manusia. Melalui program ini, kami ingin membuka peluang bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional untuk memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Eko dalam keterangan resmi, Minggu (12/7).
Deputy Site Manager UT Tanjung Enim, Sulaiman, menekankan bahwa kompetensi teknis harus selalu berjalan beriringan dengan budaya keselamatan. Menurutnya, safety bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan harus menjadi kebiasaan dalam setiap aktivitas kerja. “Safety bukan hanya menjadi aturan, tetapi harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja,” tegasnya.
Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, mengingatkan para lulusan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar. Ia mendorong mereka untuk terus mengembangkan kemampuan seiring perkembangan dunia industri. “Dunia industri akan terus berkembang, sehingga semangat untuk belajar dan beradaptasi harus terus dijaga agar mampu menghadapi tantangan di masa depan,” kata Dedy.
Prosesi penutupan program ditandai dengan penyematan tanda kelulusan kepada perwakilan peserta. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan live performance dari para peserta yang menunjukkan kreativitas dan kekompakan. Sebagai bentuk apresiasi, PTBA bersama UT School Tanjung Enim memberikan penghargaan kepada lima peserta terbaik yang unggul dalam aspek akademik, praktik, dan kedisiplinan.
Kepala Sekolah UT School Tanjung Enim, Edi Kurniawan, berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal para lulusan untuk memasuki dunia kerja. Program ini menjadi bukti nyata komitmen PTBA untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan manfaat berkelanjutan di sekitar wilayah operasionalnya.