NUSA TENGGARA TIMUR — Gempa yang mengguncang NTT menyebabkan penurunan kualitas layanan telekomunikasi di sejumlah wilayah. Infrastruktur TelkomGroup sempat terganggu, dengan sekitar 50% BTS Telkomsel mengalami masalah di awal kejadian. Namun, proses pemulihan berjalan cepat seiring dengan kembalinya pasokan listrik dan kerja keras tim teknis di lapangan.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan bahwa trafik layanan kini berangsur normal. Perbaikan dilakukan secara cepat, aman, dan terkoordinasi dengan mengedepankan keselamatan personel.
"Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal, walaupun pada awalnya terdapat sekitar 50% BTS Telkomsel terganggu, tapi saat ini sejalan dengan upaya percepatan perbaikan yang kami lakukan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih," ujar Dian dalam agenda Rakor Penanganan Gempa wilayah Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8).
Prioritas pemulihan difokuskan di wilayah terdampak seperti Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada. Kondisi lapangan dan kesiapan infrastruktur pendukung menjadi pertimbangan utama dalam proses ini.
Meski sejumlah fiber optik di darat dan laut putus, jaringan backbone TelkomGroup masih berfungsi baik berkat jalur cadangan. Hal ini menjaga layanan tetap berjalan, meski kapasitas di beberapa titik mengalami penurunan.
Untuk mempercepat pemulihan, TelkomGroup mengerahkan 300 tim teknis ke wilayah terdampak. Mereka melakukan asesmen, pemulihan jaringan, dan penanganan infrastruktur pendukung dengan berkoordinasi bersama pihak terkait.
TelkomGroup juga memaksimalkan sumber daya listrik mandiri berupa genset bergerak dan genset tetap di masing-masing area. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan layanan sembari menunggu normalisasi pasokan listrik.
Sebagai dukungan kepada masyarakat, Telkomsel menyediakan Paket Darurat 3GB, 100 SMS, dan 300 menit telepon seharga Rp1 dengan masa berlaku tujuh hari. Paket ini dapat diaktifkan melalui 88820#.
Dian menambahkan bahwa konektivitas menjadi kebutuhan yang vital di tengah situasi bencana, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun memperoleh informasi. "Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat. Kami akan terus berada di tengah masyarakat dan melakukan yang terbaik agar mereka dapat tetap terhubung," tutup Dian.
TelkomGroup menyampaikan keprihatinan dan empati kepada masyarakat terdampak. Informasi perkembangan layanan dapat diakses melalui Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup.