MAUMERE — Gangguan layanan telekomunikasi pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat respons cepat dari operator seluler. Telkomsel mengaktifkan prosedur penanganan darurat untuk memulihkan operasional jaringan yang terdampak bencana pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.
Vice President Area Network Operations Jawa Bali, Nugroho Adi Wibowo, menyatakan pihaknya telah memantau gangguan tersebut sejak awal. Situasi kedaruratan yang dipicu gempa disebut memengaruhi infrastruktur dan operasional jaringan di sejumlah titik.
Prioritas Pemulihan: Keselamatan Petugas dan Ketersediaan Layanan
Tim teknis Telkomsel langsung bergerak melakukan pemulihan layanan secara bertahap. Proses ini melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait di lapangan.
"Proses pemulihan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat serta menjaga layanan komunikasi tetap tersedia semaksimal mungkin bagi wilayah terdampak," ujar Nugroho dalam keterangan resminya.
Saluran Informasi Resmi bagi Pelanggan Terdampak
Telkomsel mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk hanya mengakses informasi resmi dan perkembangan terkini melalui kanal yang telah ditentukan. Hal ini untuk mengantisipasi beredarnya informasi yang tidak akurat selama masa tanggap darurat.
Pembaruan situasi dapat dipantau melalui situs resmi www.telkomsel.com, media sosial @telkomsel, Call Center 188, serta GraPARI terdekat. Perusahaan berkomitmen menyampaikan informasi secara berkala seiring perkembangan kondisi di lapangan.
Komitmen Dukungan untuk Masyarakat Flores
Nugroho menyampaikan dukungan dan simpati mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa. Ia berharap situasi segera pulih dan warga dapat kembali beraktivitas dengan aman.
"Pikiran dan doa kami menyertai seluruh masyarakat yang terdampak. Kami berharap seluruh warga senantiasa dalam keadaan aman serta mengikuti arahan dari BMKG, BNPB, pemerintah daerah, dan otoritas terkait," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pemulihan jaringan masih terus berjalan. Telkomsel memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan badan penanggulangan bencana tetap dilakukan guna mendukung kebutuhan komunikasi selama masa tanggap darurat.