Pemerintah Transfer Rp200 Miliar ke NTT untuk Penanganan Bencana, Ini Rincian Alokasinya

Penulis: Jauhari Lubis  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:49:02 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan transfer dana Rp200 miliar untuk penanganan bencana di NTT telah rampung seluruhnya.

NUSA TENGGARA TIMUR — Kepastian penyaluran dana tersebut disampaikan Tito dalam keterangan resminya, Rabu (28/8/2026). Ia menyebut transfer dilakukan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan telah rampung seluruhnya.

"Sudah ditransfer semua," kata Tito.

Alokasi Dana untuk Provinsi dan Delapan Kabupaten

Berdasarkan rincian pembayaran bantuan kemasyarakatan Presiden per 24 Agustus 2026, dana sebesar Rp40 miliar dialokasikan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi NTT. Sisanya, Rp160 miliar, dibagi merata kepada delapan pemerintah kabupaten yang masing-masing menerima Rp20 miliar.

Penyaluran ini merupakan bagian dari tambahan belanja tidak terduga (BTT) yang digelontorkan pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascagempa di wilayah tersebut.

Langkah Lanjutan Pemerintah Setelah Masa Tanggap Darurat

Kucuran dana ini menjadi sinyal bahwa penanganan bencana di NTT tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Pemerintah pusat memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertolak ke NTT untuk meninjau langsung kondisi lapangan serta memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang terdampak. Kunjungan ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap efektivitas penyaluran bantuan di tingkat daerah.

Fokus pada Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak

Dana yang masuk ke kas daerah diharapkan segera dibelanjakan untuk kebutuhan mendesak seperti logistik, perbaikan fasilitas umum, dan relokasi warga yang rumahnya rusak. Pemerintah daerah bertanggung jawab melaporkan penggunaan anggaran agar tepat sasaran.

Dengan total Rp200 miliar yang telah cair, pemerintah menargetkan percepatan pemulihan infrastruktur dasar dan pelayanan publik di NTT dapat berjalan optimal. Pengawasan ketat tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pemanfaatan dana bencana.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top