Kapolres TTS Ajak Insan Pers Jaga Keseimbangan Pemberitaan, Wartawan Sorot Maraknya Judi Online dan Akun Palsu di Media Sosial

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:38:02 WIB
Kapolres TTS menekankan pentingnya pemberitaan yang berimbang kepada insan pers dalam pertemuan coffee morning di Polres TTS, Selasa (26/8/2026).

SOE — Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS), AKBP Kristiyan B. Martinu, menekankan pentingnya pemberitaan yang berimbang dan tidak memihak salah satu pihak kepada para insan pers di wilayahnya. Imbauan ini disampaikan dalam pertemuan coffee morning yang digelar di Ruang Rapat Polres TTS, Selasa (26/8/2026), didampingi Wakapolres dan para kepala satuan (Kasat).

Dialog yang berlangsung hangat ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga ruang terbuka untuk bertukar pikiran antara pimpinan kepolisian dan wartawan. Kapolres menegaskan bahwa berita yang disajikan harus sesuai dengan kode etik jurnalistik dan memberikan ruang yang sama bagi semua pihak yang berkepentingan.

Polisi Ajak Awak Media Kawal Pendapatan Daerah

Dalam arahannya, AKBP Kristiyan B. Martinu juga mengajak insan pers untuk bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam mengawal Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, optimalisasi PAD sangat penting karena dana tersebut diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat TTS.

Kapolres menilai peran media strategis dalam mengawal transparansi pengelolaan keuangan daerah. Dengan pemberitaan yang konstruktif, potensi kebocoran anggaran dapat diminimalisir dan pembangunan di daerah dapat berjalan lebih efektif.

Wartawan Apresiasi Kinerja Polres, Sorot Judi Online dan Akun Palsu

Memasuki sesi diskusi, Yopi Tapenu, wartawan Liputan4.com, membuka dialog dengan memberikan apresiasi atas kerja maksimal Polres TTS dalam penanganan perkara di wilayah tersebut. Namun, ia juga menyampaikan sejumlah catatan penting yang menjadi perhatian wartawan dan masyarakat luas.

Salah satu sorotan utama yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah maraknya praktik judi online di kalangan masyarakat. Selain itu, para wartawan juga menyoroti meningkatnya jumlah akun media sosial palsu yang kerap digunakan untuk menyebarkan hoaks dan memfitnah, yang dinilai dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

Meski demikian, pertemuan ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara kepolisian dan insan pers di TTS. Kemitraan yang baik dinilai krusial untuk menjaga kondusivitas wilayah dan memastikan informasi yang sampai ke publik adalah informasi yang akurat dan terverifikasi.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: flobamora-news.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top