Pencarian

KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Perairan Flores NTT, Tim Medis TNI AL Layani Operasi hingga Distribusi Oksigen ke Warga Terdampak Gempa

Selasa, 25 Agustus 2026 • 20:50:01 WIB
KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Perairan Flores NTT, Tim Medis TNI AL Layani Operasi hingga Distribusi Oksigen ke Warga Terdampak Gempa
KRI dr. Soeharso-990 bersandar di perairan Flores, NTT, untuk memperkuat layanan kesehatan bagi warga terdampak gempa.

KRI dr. Soeharso-990 milik TNI AL dikerahkan untuk menangani warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal rumah sakit itu tidak hanya menyediakan layanan pemeriksaan dan perawatan medis, tetapi juga menjadi tempat berlangsungnya tindakan operasi bagi para korban.

KUPANG — Kapal perang jenis rumah sakit itu bersandar di perairan Flores untuk memperkuat penanganan kesehatan pascagempa. Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana TNI Tunggul menyebut kapal tersebut dioperasikan hingga kondisi wilayah setempat dinyatakan pulih.

"KRI dr. Soeharso-990 melaksanakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Para korban mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis, sekaligus dukungan obat-obatan serta kebutuhan kesehatan lainnya," kata Tunggul dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.

Operasi Medis Berlangsung di Atas Kapal

Tim medis yang terdiri dari barisan dokter profesional TNI AL disebut telah menangani sejumlah pasien hingga tindakan operasi. Pelayanan tersebut dilakukan langsung di dalam ruang perawatan kapal yang memiliki fasilitas setara rumah sakit darurat.

Kehadiran kapal dengan kemampuan navigasi laut dalam ini menjadi penting di tengah kondisi infrastruktur darat yang mungkin terganggu akibat gempa. Warga di pesisir Flores dapat mengakses layanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

Suplai Oksigen Disalurkan ke Lokasi Bencana

Personel kapal juga kerap turun ke lokasi gempa untuk menyalurkan tabung gas oksigen. Hal ini dinilai krusial, terutama bagi pasien dengan gangguan pernapasan atau kondisi yang membutuhkan oksigen darurat.

"Ketersediaan oksigen menjadi bagian penting dalam penanganan pasien, khususnya bagi korban yang mengalami gangguan pernapasan maupun kondisi yang membutuhkan oksigen darurat," ucap Tunggul.

Berapa Jumlah Pasien dan Tabung Oksigen yang Disalurkan?

TNI AL belum merinci secara pasti berapa banyak warga yang telah ditangani di atas kapal maupun jumlah tabung oksigen yang didistribusikan. Informasi tersebut masih dalam pendataan dan akan diumumkan setelah operasi kemanusiaan selesai.

Yang jelas, kapal rumah sakit kebanggaan TNI AL itu akan terus bersandar dan beroperasi di wilayah NTT. Penarikan kapal baru akan dilakukan setelah kondisi masyarakat setempat dipastikan pulih dari dampak gempa.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks