Gempa Manggarai Timur: Tim Pertamina Tembus Dusun Watu Hedok, 45 Kepala Keluarga Terisolasi Akhirnya Terima Bantuan

Penulis: Jauhari Lubis  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:59:31 WIB
Tim gabungan Pertamina Patra Niaga menembus medan ekstrem untuk menyalurkan bantuan logistik bagi 45 kepala keluarga di Dusun Watu Hedok, Manggarai Timur, yang terisolasi pascagempa.

MANGGARAI TIMUR — Dusun Watu Hedok di Kecamatan Reok, Manggarai Timur, akhirnya tersentuh bantuan kemanusiaan. Tim gabungan Pertamina Patra Niaga menembus medan ekstrem untuk mengantar logistik bagi 45 kepala keluarga yang selama ini terisolasi pascagempa.

Perjalanan sejauh 15 kilometer dari kawasan Kecamatan Reok ditempuh dengan berjalan kaki dan menyusuri perairan berarus deras setinggi pinggang orang dewasa. Para relawan mengangkut perlengkapan bayi, terpal, matras, obat-obatan, hingga bahan makanan untuk warga yang rumahnya rusak.

Medan Terjal dan Sungai Deras Jadi Penghalang Utama

Erly Yeniska Hermitasari, Relawan Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menuturkan kondisi paling sulit terjadi saat menyeberangi sungai. Setelah itu, tim harus menanjak hingga sandal yang basah kering sendiri di perjalanan.

"Ternyata di atas sana ada area landai yang diisi sekitar 18 bangunan rumah. Posisi rumah mereka membentuk huruf 'U', dan di bagian tengahnya dibuatkan tenda darurat bersama untuk tidur anak-anak dan lansia," ujarnya.

Cuaca ekstrem memperparah kondisi warga. Siang hari panas menyengat, namun malam hari suhu turun drastis seperti di puncak gunung. Warga tidak berani tidur di dalam rumah karena trauma dan takut akan gempa susulan.

Warga Terisolasi Selama Berhari-hari Sebelum Bantuan Tiba

Sejumlah lansia dan penderita stroke di dusun tersebut membutuhkan penanganan medis cepat. Erly menegaskan bahwa bantuan dari Pertamina merupakan yang pertama kali masuk ke lokasi perbukitan itu sejak gempa terjadi.

"Bantuan yang masuk ke lokasi perbukitan itu benar-benar baru dari Pertamina," kata Erly.

Rudoltus Wol, salah satu warga Dusun Watu Hedok, menyampaikan rasa harunya saat tim relawan akhirnya tiba. Masyarakat telah menantikan uluran tangan selama berhari-hari dalam kepasrahan.

"Pertamina betul-betul peduli dengan kami yang sedang tertimpa musibah saat ini. Puji Tuhan, atas kedatangan Ibu dan Bapak ke sini, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan. Baru tim dari Pertamina Posko Reo yang bisa muncul dan sampai ke tempat kami," tutur Rudoltus.

Komitmen Penyaluran Logistik hingga Daerah Terisolasi

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan penyaluran pasokan logistik dilakukan secara merata hingga ke daerah terisolasi pada Rabu (26/8/2026). Pihaknya menegaskan komitmen perusahaan dalam penanggulangan bencana kemanusiaan, tidak hanya fokus pada ketahanan energi nasional.

"Kami berkomitmen untuk terus bergerak cepat, menerjang medan tersulit sekalipun, demi mendampingi dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Kitty.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top