NUSA TENGGARA TIMUR — Apple akhirnya membuka era baru dengan memperkenalkan iPhone Duo, perangkat lipat pertamanya, bersanding dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Peluncuran ini menandai pergeseran strategi Apple yang kini menawarkan tiga opsi flagship dengan pendekatan berbeda.
Bagi pengguna di Indonesia, ketiga perangkat ini kemungkinan akan masuk melalui jalur distribusi resmi seperti pendahulunya. Perbedaan harga yang cukup jauh membuat pemilihan varian menjadi krusial.
Ketiga perangkat ini ditenagai chip A20 Pro yang sama, namun memiliki perbedaan signifikan pada layar dan kamera.
Desain lipat pada iPhone Duo menawarkan fleksibilitas yang tidak dimiliki model lain. Engsel mekanis memungkinkan perangkat berdiri sendiri seperti tripod, memudahkan pengambilan video atau selfie tanpa bantuan tangan.
Namun, komponen bergerak pada engsel menimbulkan kekhawatiran soal daya tahan jangka panjang. Sebaliknya, iPhone 18 Pro dan Pro Max menawarkan bodi kaku dengan sertifikasi IP68 yang sudah terbukti tangguh menghadapi pemakaian sehari-hari.
Untuk urusan fotografi, iPhone 18 Pro dan Pro Max unggul jauh. Keduanya dilengkapi lensa telephoto khusus dan sistem aperture variabel yang memungkinkan pengaturan cahaya lebih presisi.
Fitur perangkat lunak seperti Pro Controls, perekaman LOG, dan ProRAW juga eksklusif untuk model Pro. iPhone Duo memang memiliki kamera utama 48MP yang mumpuni, tetapi absennya lensa telephoto menjadi keterbatasan signifikan bagi penggemar fotografi mobile.
Apple menaikkan harga iPhone 18 Pro dan Pro Max sebesar 100 dolar AS dibanding generasi sebelumnya.
Menariknya, biaya upgrade dari 256GB ke 2TB konsisten di 1.200 dolar AS (sekitar Rp 19,8 juta) untuk semua model. Pada iPhone 18 Pro, lonjakan ini berarti menggandakan harga dasar.
Jika Anda mengutamakan daya tahan baterai dan layar besar, iPhone 18 Pro Max adalah pilihan paling masuk akal. Selisih 100 dolar AS dari iPhone 18 Pro sebanding dengan tambahan daya tahan dan ukuran layar yang signifikan.
iPhone Duo cocok bagi Anda yang membutuhkan perangkat multifungsi untuk produktivitas dan pembuatan konten. Namun, harga premium dan kompromi pada sektor kamera membuatnya kurang ideal untuk fotografer serius.
iPhone 18 Pro menjadi opsi seimbang bagi yang menginginkan performa flagship dalam ukuran lebih ringkas, meski harus rela membayar lebih mahal dibanding tahun lalu.