iPhone Duo vs iPhone 18 Pro vs Pro Max: Mana yang Layak Dibeli?

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Sabtu, 12 September 2026 | 11:18:01 WIB
Apple memperkenalkan iPhone Duo, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max sebagai tiga opsi flagship terbarunya.

NUSA TENGGARA TIMUR — Apple akhirnya membuka era baru dengan memperkenalkan iPhone Duo, perangkat lipat pertamanya, bersanding dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Peluncuran ini menandai pergeseran strategi Apple yang kini menawarkan tiga opsi flagship dengan pendekatan berbeda.

Bagi pengguna di Indonesia, ketiga perangkat ini kemungkinan akan masuk melalui jalur distribusi resmi seperti pendahulunya. Perbedaan harga yang cukup jauh membuat pemilihan varian menjadi krusial.

Spesifikasi Utama Ketiga iPhone

Ketiga perangkat ini ditenagai chip A20 Pro yang sama, namun memiliki perbedaan signifikan pada layar dan kamera.

  • Layar: iPhone Duo memiliki layar utama 7,6 inci (1.878 x 2.670) dan layar luar 5,4 inci. iPhone 18 Pro berlayar 6,3 inci (2.622 x 1.206), sedangkan Pro Max 6,9 inci (2.868 x 1.320).
  • Penyimpanan & RAM: Ketiganya tersedia dalam 256GB, 512GB, 1TB, dan 2TB dengan RAM 12GB.
  • Kamera Belakang: iPhone Duo mengandalkan kamera utama 48MP dan ultrawide 48MP. Sementara iPhone 18 Pro dan Pro Max memiliki tiga kamera: utama 48MP dengan aperture variabel, ultrawide 48MP, dan telephoto 48MP dengan zoom optik 4x.
  • Baterai: iPhone 18 Pro Max menjadi juara dengan pemutaran video hingga 45 jam. iPhone Duo bertahan 44 jam saat menggunakan layar luar, namun turun menjadi 31 jam saat layar dalam digunakan.
  • Bobot: iPhone 18 Pro paling ringan di 211 gram, disusul Pro Max 249 gram, dan Duo 254 gram.

Daya Tahan dan Keandalan

Desain lipat pada iPhone Duo menawarkan fleksibilitas yang tidak dimiliki model lain. Engsel mekanis memungkinkan perangkat berdiri sendiri seperti tripod, memudahkan pengambilan video atau selfie tanpa bantuan tangan.

Namun, komponen bergerak pada engsel menimbulkan kekhawatiran soal daya tahan jangka panjang. Sebaliknya, iPhone 18 Pro dan Pro Max menawarkan bodi kaku dengan sertifikasi IP68 yang sudah terbukti tangguh menghadapi pemakaian sehari-hari.

Kemampuan Fotografi

Untuk urusan fotografi, iPhone 18 Pro dan Pro Max unggul jauh. Keduanya dilengkapi lensa telephoto khusus dan sistem aperture variabel yang memungkinkan pengaturan cahaya lebih presisi.

Fitur perangkat lunak seperti Pro Controls, perekaman LOG, dan ProRAW juga eksklusif untuk model Pro. iPhone Duo memang memiliki kamera utama 48MP yang mumpuni, tetapi absennya lensa telephoto menjadi keterbatasan signifikan bagi penggemar fotografi mobile.

Harga dan Varian

Apple menaikkan harga iPhone 18 Pro dan Pro Max sebesar 100 dolar AS dibanding generasi sebelumnya.

  • iPhone 18 Pro: Mulai 1.199 dolar AS (sekitar Rp 19,7 juta) untuk 256GB, hingga 2.399 dolar AS (sekitar Rp 39,5 juta) untuk 2TB.
  • iPhone 18 Pro Max: Mulai 1.299 dolar AS (sekitar Rp 21,4 juta) untuk 256GB, hingga 2.499 dolar AS (sekitar Rp 41,2 juta) untuk 2TB.
  • iPhone Duo: Mulai 1.999 dolar AS (sekitar Rp 32,9 juta) untuk 256GB, hingga 3.199 dolar AS (sekitar Rp 52,7 juta) untuk 2TB.

Menariknya, biaya upgrade dari 256GB ke 2TB konsisten di 1.200 dolar AS (sekitar Rp 19,8 juta) untuk semua model. Pada iPhone 18 Pro, lonjakan ini berarti menggandakan harga dasar.

Rekomendasi Pembelian

Jika Anda mengutamakan daya tahan baterai dan layar besar, iPhone 18 Pro Max adalah pilihan paling masuk akal. Selisih 100 dolar AS dari iPhone 18 Pro sebanding dengan tambahan daya tahan dan ukuran layar yang signifikan.

iPhone Duo cocok bagi Anda yang membutuhkan perangkat multifungsi untuk produktivitas dan pembuatan konten. Namun, harga premium dan kompromi pada sektor kamera membuatnya kurang ideal untuk fotografer serius.

iPhone 18 Pro menjadi opsi seimbang bagi yang menginginkan performa flagship dalam ukuran lebih ringkas, meski harus rela membayar lebih mahal dibanding tahun lalu.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top