NUSA TENGGARA TIMUR — Krama Yudha Tiga Berlian Motors menarik 111.195 unit Mitsubishi Fuso Canter Euro 4 di Indonesia untuk perbaikan sakelar lampu rem. Program recall menyasar kendaraan produksi 1 April 2022 sampai 30 Mei 2026 dan mulai berjalan 24 September 2026 secara bertahap lewat dealer resmi. Penggantian komponen dilakukan tanpa biaya, dengan estimasi pengerjaan sekitar 60 menit per unit.
Distributor resmi Mitsubishi Fuso di Indonesia itu menyatakan penarikan dilakukan setelah pemantauan kualitas rutin bersama Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation menemukan potensi penurunan kinerja pada kontak internal sakelar lampu rem. Komponen yang dimaksud masih diimpor dari Jepang.
KTB menegaskan temuan ini hanya berkaitan dengan brake light switch dan tidak memengaruhi kinerja pengereman maupun sistem lain pada kendaraan.
Hasil investigasi KTB dan MFTBC menunjukkan kondisi tersebut berkaitan dengan adanya arus atau tegangan listrik berlebih. Dalam kondisi tertentu, tegangan berlebih itu dapat menaikkan suhu pada komponen sakelar lampu rem.
Dampaknya, lampu rem berpotensi tidak berfungsi optimal. Pengemudi tetap bisa mengenali gejala ini lebih awal karena lampu indikator peringatan akan menyala pada panel instrumen di dalam kabin.
Sebagai langkah pencegahan, spesifikasi sakelar lampu rem kini diperbarui dengan penambahan relay dan sub-harness. Penambahan itu berfungsi mengurangi beban listrik pada titik kontak sakelar sekaligus meningkatkan daya tahan komponen dalam jangka panjang.
Komponen yang terdampak akan diperiksa dan diganti dengan versi terbaru tanpa dipungut biaya di diler resmi Mitsubishi Fuso. Estimasi waktu pengerjaan sekitar satu jam atau 60 menit untuk setiap kendaraan.
Konsumen yang kendaraannya teridentifikasi dalam program ini akan dihubungi secara langsung oleh dealer resmi Mitsubishi Fuso untuk penjadwalan servis. Program berjalan bertahap melalui jaringan diler resmi Mitsubishi Fuso di seluruh Indonesia.
Pemilik Fuso Canter Euro 4 produksi April 2022 hingga Mei 2026 disarankan menunggu kontak dari diler atau mendatangi diler resmi terdekat untuk memastikan status unitnya masuk daftar recall.