BYD Atto 1 Terlaris September 2026: 4.840 Unit, Pasar Naik 28,1 Persen

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:50:31 WIB
BYD Atto 1 memuncaki daftar mobil terlaris Indonesia dengan 4.840 unit terdistribusi pada September 2026.

NUSA TENGGARA TIMUR — BYD Atto 1 kembali memuncaki daftar mobil terlaris Indonesia dengan 4.840 unit terdistribusi sepanjang September 2026, mengungguli model bermesin konvensional yang puluhan tahun menguasai pasar. Pencapaian itu datang saat pasar nasional tumbuh 28,1 persen, ditopang permintaan ritel yang lebih tinggi daripada pasokan pabrik ke dealer.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan wholesales September 2026 mencapai 79.540 unit. Angka itu turun 2,7 persen dibanding Agustus yang 81.757 unit, tetapi melonjak 28,1 persen dari September 2025 yang 62.090 unit.

Penjualan ritel bergerak seirama. Dealer menyalurkan 81.243 unit ke konsumen, turun 2,6 persen dari 83.421 unit pada Agustus, namun tumbuh 27,4 persen dari 63.766 unit setahun sebelumnya.

Ritel Lebih Tinggi dari Wholesales, Stok Dealer Terserap

Angka ritel yang melampaui wholesales menandakan stok di dealer benar-benar terserap konsumen. Permintaan pasar nyata, bukan sekadar dorongan distribusi dari pabrik ke jaringan dealer.

Kondisi itu memperkuat posisi mobil listrik sebagai penggerak utama pertumbuhan pasar. BYD Atto 1 memimpin dengan 4.840 unit, menyalip model-model bermesin pembakaran yang lama mendominasi daftar terlaris.

Pasar Mobil Nasional: Turun Tipis Bulanan, Naik Tajam Tahunan

Secara bulanan, pasar memang mengendur. Wholesales turun 2,7 persen dan ritel turun 2,6 persen dibanding Agustus. Pola ini wajar setelah periode penjualan yang lebih tinggi di bulan sebelumnya.

Yang lebih penting, perbandingan tahunan menunjukkan pemulihan kuat. Kenaikan 28,1 persen pada wholesales dan 27,4 persen pada ritel menandakan pasar bergerak jauh lebih sehat dibanding periode yang sama tahun lalu.

Mobil listrik dan segmen niaga disebut menjadi dua penopang utama pertumbuhan tersebut. Dominasi BYD Atto 1 di puncak daftar menjadi sinyal bahwa konsumen Indonesia makin terbuka pada kendaraan listrik untuk pemakaian harian.

Yang Perlu Dicermati

Posisi terlaris BYD Atto 1 belum tentu bertahan. Pasar mobil listrik Tanah Air makin padat dengan merek China lain yang menawarkan harga dan fitur bersaing, sehingga persaingan di segmen ini akan makin ketat pada bulan-bulan berikutnya.

Penurunan bulanan juga perlu diawasi. Kalau tren turun berlanjut dua sampai tiga bulan, pertumbuhan tahunan yang tinggi bisa perlahan tergerus. Untuk sekarang, angka September masih cukup kuat untuk disebut pasar dalam kondisi ekspansif.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: otomotif.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top