Pencarian

Wagub NTT Johni Asadoma Buka Audisi PSGP Alor, 2 Medali Emas Jadi Modal ke Pesparani Manado

Rabu, 14 Oktober 2026 • 13:47:01 WIB
Wagub NTT Johni Asadoma Buka Audisi PSGP Alor, 2 Medali Emas Jadi Modal ke Pesparani Manado
Wagub NTT Johni Asadoma membuka audisi Paduan Suara Gregorian Dewasa Pria PSGP Kabupaten Alor.

KALABAHI — Audisi tersebut menyasar kategori lomba Paduan Suara Gregorian Dewasa Pria. Peserta yang lulus seleksi akan memperkuat Kontingen Provinsi NTT pada kompetisi Pesparani Nasional di Manado, Sulawesi Utara.

Pelatihan Mazmur dan seleksi berlangsung tiga hari, mulai 13 sampai 15 Oktober 2026. LP3KD Kabupaten Alor menjadi penyelenggara kegiatan yang telah dibentuk sejak 2017 itu.

Alor Sudah Tiga Kali Tampil di Pesparani Nasional

Ketua LP3KD Kabupaten Alor Trince Mabilehi menyebut daerahnya telah tiga kali mengikuti Pesparani tingkat nasional. Dari tiga penampilan itu, Alor berhasil meraih dua medali emas untuk NTT.

Seleksi tahun ini menjadi bagian persiapan menuju ajang nasional. Trince menyatakan kegiatan serupa terus digelar setiap tahun berkat dukungan pemerintah, para pastor, dan umat Katolik.

Menurutnya, audisi juga mempererat persaudaraan dan kebersamaan antar paroki di Kabupaten Alor. Ia mengakui kegiatan berjalan meski menghadapi keterbatasan anggaran dan akomodasi.

Wagub Sebut Paduan Suara Latih Disiplin dan Kerja Sama

Johni Asadoma menilai pujian kepada Tuhan melalui nyanyian bukan sekadar aktivitas seni. Menurutnya, bernyanyi mengandung nilai religius, penyembahan, penyerahan diri, serta pembentukan karakter dan kecerdasan.

Wagub mengungkapkan pengalamannya membentuk paduan suara saat menjabat Wakapolda Sulawesi Utara. Kecintaan itu berlanjut ketika bertugas di NTT sebagai Kapolda, termasuk membentuk paduan suara alumni SMA.

"Bernyanyi dalam paduan suara mengajarkan kita untuk bekerja sama, patuh, disiplin, dan cerdas. Setiap orang harus memahami perannya dan menyatukan suara agar menghasilkan harmoni yang indah," jelas Wagub Johni seperti dikutip dari Biro Adpim Setda NTT.

Ia mencontohkan penyanyi Andmesh Kamaleng yang mampu menghafal banyak lagu. Menurutnya, kemampuan itu menggambarkan kecerdasan yang dibutuhkan dalam dunia tarik suara.

Johni menilai masyarakat Alor punya potensi besar di bidang seni suara. Potensi itu terlihat dari talenta asal Alor, termasuk melalui Rumah Musik Siloam di Kupang yang menjadi tempat anak-anak belajar bernyanyi dan bermain musik.

"Bagi yang terpilih, selamat melanjutkan perjuangan. Bagi yang belum terpilih, tetaplah berlatih karena masih banyak waktu dan kesempatan untuk mencoba kembali," pesannya.

Pemkab Alor Alokasikan Anggaran Meski Terbatas

Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo menyampaikan terima kasih kepada pihak yang mendukung audisi Pesparani. Pemerintah Kabupaten Alor mengalokasikan anggaran untuk membantu kontingen menuju Manado.

Rocky mengakui dukungan anggaran yang tersedia masih terbatas. Meski begitu, pemerintah daerah tetap mengalokasikan dana demi kelancaran kegiatan di tingkat nasional.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa prestasi bagi umat Gereja Katolik serta Kabupaten Alor.

Pastor: Menyanyi dengan Baik Sama dengan Berdoa Dua Kali

Pastor Paroki Yesus Gembala Baik, Rm. Ambrosius Bala Ladjar, menyebut Pesparani bukan sekadar ajang perlombaan. Menurutnya, kegiatan itu menjadi sarana mengungkapkan iman melalui pujian dan nyanyian rohani.

"Orang yang bernyanyi dengan baik sama dengan berdoa dua kali," ungkapnya.

Ambrosius menyampaikan kebanggaannya terhadap kontingen Alor yang telah membawa nama NTT di tingkat nasional. Prestasi dua medali emas itu diharapkan memotivasi peserta mengembangkan talenta dan mengharumkan nama daerah pada kompetisi mendatang.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: swaratimor.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks