KUPANG — Rencana seleksi dibahas dalam audiensi Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis bersama jajaran Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT di ruang kerja Wakil Wali Kota, Selasa (27/10/2026). Serena didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang Alan Yoga Girsang. Rombongan AFP NTT dipimpin Ketua Jimmy W.B. Sianto, bersama Manager Badan Futsal Daerah Rudi Mandaling, Ketua Bidang Futsal Development Muchlis Lapitonung, serta Ronaldi G. Lico, Bertho Kalle, dan Yusril Luasa.
Kehadiran Luiz Estrela menjadi daya tarik utama seleksi kali ini. Pelatih asal Portugal itu akan menilai langsung kualitas teknik, kedisiplinan, dan kemampuan bermain para peserta di lapangan.
Bagi atlet daerah, kesempatan tampil di depan pelatih kepala timnas adalah pintu masuk menuju kompetisi tingkat nasional hingga internasional. Seleksi dibagi dalam dua kelompok usia, U-16 dan U-19.
Serena menyambut baik inisiatif AFP NTT membuka seleksi bagi atlet futsal putri kelompok usia muda. Menurutnya, pengembangan olahraga membutuhkan kolaborasi pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat agar potensi atlet dapat dibina secara berkelanjutan.
Ia menilai antusiasme warga terhadap berbagai turnamen futsal di Kota Kupang menunjukkan potensi yang perlu dikembangkan melalui pembinaan terarah, kompetisi rutin, dan kesempatan mengikuti seleksi tingkat lebih tinggi.
"Pada prinsipnya, Pemerintah Kota Kupang siap berkolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan dan peningkatan prestasi sepak bola, termasuk futsal. Mari kita duduk bersama untuk mencari jalan keluar dan solusi demi perkembangan futsal di Kota Kupang," ujar Serena.
Serena berharap seleksi yang dipantau langsung Luiz Estrela melahirkan atlet putri berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional. Ia juga mengajak peserta mempersiapkan diri secara maksimal dan menjaga disiplin.
"Saya berharap kehadiran head coach yang turun langsung dalam seleksi ini bisa melahirkan bibit-bibit muda yang mampu mengharumkan nama Kota Kupang, tidak saja di kancah lokal, tetapi juga di tingkat nasional, bahkan internasional," katanya.
Dukungan pemerintah daerah dan konsistensi pembinaan disebut menjadi faktor penting agar potensi atlet muda tidak berhenti pada seleksi. Pembinaan futsal putri di NTT diharapkan berlanjut menjadi prestasi dan peluang memperkuat Timnas Indonesia.