Pencarian

5 Fakta Bougenville yang Jarang Diketahui

Kamis, 29 Oktober 2026 • 11:20:31 WIB
5 Fakta Bougenville yang Jarang Diketahui
Braktea berwarna cerah bougenville mempercantik lingkungan Camp Elephant Flying Squad di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau.

NUSA TENGGARA TIMUR — Bougenville yang berwarna-warni di Camp Elephant Flying Squad, Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, menyimpan fakta botani yang sering salah dipahami. Bagian paling mencolok dari tanaman ini bukanlah bunga, melainkan daun pelindung. Berikut sejumlah fakta yang perlu kamu tahu soal bunga kertas ini.

Camp Elephant Flying Squad di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, punya pemandangan yang sedikit berbeda dari camp konservasi kebanyakan. Deretan bougenville dengan braktea berwarna cerah membuat lingkungan camp terlihat lebih hidup. Di balik tampilannya, ada beberapa hal soal tanaman ini yang jarang dibahas.

1. Bagian Berwarna Itu Bukan Bunga, Tapi Braktea

Warna-warni yang selama ini dikira kelopak bunga bougenville sebenarnya adalah braktea, yakni daun pelindung yang mengelilingi bunga. Bunga aslinya berukuran kecil dan umumnya berwarna putih atau kekuningan, letaknya di bagian tengah kelompok braktea. Jadi, yang menarik perhatian saat kamu melihat bougenville justru bukan bunganya.

2. Sebutan Bunga Kertas Muncul dari Tekstur Braktea

Braktea bougenville relatif tipis dengan tekstur menyerupai kertas, terutama saat mulai mengering. Karakter inilah yang membuat tanaman ini dikenal sebagai bunga kertas. Tekstur tersebut juga menjadi pembeda bougenville dari tanaman hias lain yang punya kelopak bunga besar.

3. Bougenville Butuh Sinar Matahari Langsung

Tanaman ini menyukai paparan sinar matahari langsung. Cahaya yang cukup mendukung pertumbuhan sekaligus membantu bougenville menampilkan warna braktea yang memikat. Karena itu, pemilihan lokasi jadi faktor penting saat merawatnya. Area terbuka dengan sinar matahari memadai lebih cocok, dengan tetap memperhatikan kondisi tanah dan kebutuhan air.

4. Toleran Kering, Tapi Tetap Butuh Penyiraman Terukur

Setelah tumbuh mapan, bougenville relatif tahan terhadap kondisi kering. Meski begitu, penyiraman tetap perlu disesuaikan dengan kelembapan media tanam. Tujuannya agar akar tidak terus-menerus berada dalam kondisi basah. Penyiraman yang berlebihan justru berisiko bagi tanaman.

5. Menambah Warna di Camp Konservasi Gajah

Camp Elephant Flying Squad berperan sebagai unit respons cepat untuk konservasi dan mitigasi konflik manusia-gajah di Taman Nasional Tesso Nilo. Di tengah fungsi tersebut, keberadaan bougenville memberi sentuhan visual yang membuat lingkungan camp terlihat lebih ceria, hijau, dan asri. Perpaduan tanaman hias, pepohonan, dan ruang terbuka menghadirkan suasana yang lebih nyaman.

Bougenville membuktikan bahwa keindahan alam tak selalu hadir dalam bentuk yang kita bayangkan. Bagian paling berwarna dari tanaman ini ternyata daun pelindung, bukan bunga.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbanyuwangi.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks