Raphinha Samai Rekor Messi, Persija Masih Puncaki Klasemen Liga 1

Penulis: Fauzan Arifin  •  Minggu, 01 November 2026 | 18:48:31 WIB
Raphinha mencetak dua gol saat Barcelona mengalahkan Deportivo Alaves di LaLiga Spanyol.

NUSA TENGGARA TIMUR — Raphinha mencetak dua gol ke gawang Deportivo Alaves dan menyamai torehan Lionel Messi pada musim 2012-2013. Sementara di BRI Super League 2026/2027, Persija Jakarta belum tergoyahkan di puncak klasemen dengan 18 poin.

Dua gol Raphinha tercipta pada babak pertama laga di Stadion Spotify Camp Nou, pekan ke-11 LaLiga Spanyol. Barcelona menutup paruh pertama dengan keunggulan 4-0 atas Deportivo Alaves.

15 Gol dalam 11 Laga Pertama, Setara Catatan Messi

Dwigol tersebut membawa penyerang asal Brasil itu mengoleksi 15 gol dari 11 pertandingan pembuka LaLiga musim ini. Jumlah itu persis sama dengan capaian Messi pada musim 2012-2013.

Dengan torehan tersebut, Raphinha menjadi pemain dengan gol terbanyak kedua pada 11 laga pertama LaLiga dalam 50 tahun terakhir. Cristiano Ronaldo masih di atasnya dengan 18 gol pada musim 2014-2015.

Ditempatkan sebagai Penyerang Murni Setelah Alvarez Batal Datang

Raphinha sebelumnya terbiasa bermain sebagai sayap. Perannya bergeser ke posisi penyerang murni setelah Barcelona gagal mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas lalu.

Penampilan itu datang di waktu yang tepat. Barcelona tengah berupaya bangkit setelah kalah dari Paris Saint-Germain dan Real Madrid.

Persija Belum Tergoyahkan di Pekan Kedelapan

Di kompetisi domestik, Persija Jakarta masih memimpin BRI Super League 2026/2027 dengan 18 poin. Posisi Macan Kemayoran bertahan meski persaingan di papan atas makin rapat.

Pekan ini menyajikan duel Dewa United melawan Persija yang jadi sorotan penggemar. Java United juga meraih tiga poin saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC.

PSM Makassar dijadwalkan menjamu Madura United pada 31 Oktober 2026 pukul 15.30 WIB. Laga itu jadi peluang kedua tim memperbaiki posisi di klasemen.

Kalezic dan Bruzon Soroti Ketajaman Lini Depan

Kritik terhadap lini depan PSM sempat mencuat. Pelatih Darije Kalezic menilai kegagalan mencetak gol lebih disebabkan ketangguhan lawan dan peluang yang terbuang.

Oscar Bruzon, pelatih Bhayangkara FC, kecewa setelah timnya bermain imbang 0-0 melawan PSM. Ia menyoroti lini serang yang dinilai masih tumpul dan perlu segera diperbaiki.

Green Nord 27 Tuntut Evaluasi Manajemen Persebaya

Tekanan datang dari tribun. Suporter Persebaya, Green Nord 27, menuntut manajemen mengevaluasi kinerja, meningkatkan transparansi, dan melibatkan suporter dalam pengambilan keputusan.

Tuntutan itu mencerminkan tingginya ekspektasi agar setiap pemain Liga 1 tampil maksimal di tiap pertandingan.

Momentum dan Konsistensi jadi Pelajaran dari Eropa

Perbandingan dengan kompetisi Eropa memberi gambaran soal pentingnya momentum. Liverpool menikmati lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, sementara Arsenal berusaha bangkit setelah tersingkir dari Carabao Cup.

Di Serie A, Como mengejutkan dengan empat kemenangan beruntun dan menempati peringkat keempat. Venezia masih terpuruk di dasar klasemen.

Bagi pemain di tanah air, kisah Raphinha menunjukkan adaptasi peran baru bisa berbuah performa puncak bila ditopang kerja keras dan kepercayaan pelatih. Persija pun dituntut menjaga disiplin taktik dan mentalitas agar tetap di depan.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: inforiau.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top