Pencarian

Umat Katolik Kupang Peringati Hari Raya Semua Orang Kudus, 30 Anak SEKAMI Ikut Layani Misa di Kapela Bello

Minggu, 01 November 2026 • 16:17:30 WIB
Umat Katolik Kupang Peringati Hari Raya Semua Orang Kudus, 30 Anak SEKAMI Ikut Layani Misa di Kapela Bello
Umat Katolik mengikuti Perayaan Ekaristi Hari Raya Semua Orang Kudus di Kapela Santo Agustinus Bello, Kupang.

KUPANG — Perayaan Ekaristi Hari Raya Semua Orang Kudus di Kapela Santo Agustinus Bello berlangsung dengan rangkaian liturgi yang melibatkan berbagai unsur pelayanan. Ritus pembukaan ditandai pendupaan, simbol penghormatan, kekhidmatan, dan doa umat yang dipersembahkan kepada Allah. Penggunaan dupa memperkaya suasana liturgi sekaligus mengingatkan umat pada makna perayaan, yakni mengenang dan menghormati seluruh orang kudus yang telah menjalani hidup dalam iman kepada Allah.

Pelayanan liturgi melibatkan anak-anak misdinar dari KUB Portagente, lektor Ermi Lim, organis Rio Bura, serta kelompok koor anak-anak SEKAMI Wilayah I dan II. Lebih dari 30 anak SEKAMI tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama bertugas mengiringi nyanyian liturgi pada Misa kedua.

Sabda Bahagia Jadi Dasar Renungan Kekudusan

Bacaan Injil pada perayaan diambil dari Matius 5:1-12a tentang Sabda Bahagia. Dalam khotbah di bukit, Yesus menyampaikan ajaran tentang orang-orang yang berbahagia, antara lain mereka yang miskin di hadapan Allah, berdukacita, lemah lembut, lapar dan haus akan kebenaran, murah hati, suci hatinya, membawa damai, serta mengalami penganiayaan karena kebenaran.

Romo Kim dalam homilinya menyebut Sabda Bahagia menjadi gambaran bahwa kekudusan tidak diukur dari kedudukan, kekayaan, popularitas, ataupun pengakuan manusia. Kekudusan bertumbuh melalui kerendahan hati, kemurahan hati, kesetiaan, pengampunan, perjuangan menegakkan kebenaran, dan kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, Hari Raya Semua Orang Kudus menjadi kesempatan bagi umat untuk tidak hanya mengenang keteladanan para kudus. Setiap orang dipanggil menghadirkan nilai-nilai Injil dalam keluarga, lingkungan masyarakat, tempat kerja, dan kehidupan menggereja.

Pembinaan Iman Anak Lewat Tugas Koor

Ika Hurin, salah satu pembina SEKAMI, mengatakan keterlibatan anak-anak dalam koor Misa menghadirkan refleksi tersendiri tentang pentingnya pembinaan iman anak dan remaja dalam Gereja Katolik. Anak-anak yang tergabung dalam Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) perlu mendapatkan kesempatan terlibat dalam kehidupan liturgi.

Keterlibatan itu, menurut Ika, tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kesempatan tampil atau menjalankan tugas pelayanan. Anak-anak perlu dibimbing agar memahami Ekaristi sebagai pusat kehidupan iman umat Katolik, termasuk mengikuti Misa secara utuh, mendengarkan Sabda Tuhan, memahami homili, berdoa, serta menerima Komuni Kudus sesuai ketentuan Gereja.

"Anak-anak tidak hanya belajar menyanyi dan melayani di depan altar, tetapi juga bertumbuh sebagai umat yang memahami, menghayati, dan mencintai Ekaristi," ucap Ika, ibu dua anak itu.

Ika menambahkan, pelayanan koor merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam liturgi. Keikutsertaan dalam perayaan Ekaristi tidak boleh berhenti pada tugas tersebut, sehingga anak-anak juga perlu diberi ruang mengikuti seluruh rangkaian perayaan sebagai bagian dari umat yang berdoa dan mendengarkan Sabda Tuhan.

Kekudusan sebagai Perjalanan Iman Sepanjang Hidup

Melalui perayaan Hari Raya Semua Orang Kudus, Gereja kembali mengingatkan bahwa kekudusan merupakan perjalanan iman yang berlangsung sepanjang kehidupan. Keteladanan para kudus diharapkan tidak berhenti pada penghormatan dalam perayaan liturgi, tetapi diwujudkan dalam tindakan sederhana: mengasihi, mengampuni, berbagi, berkata benar, dan melayani sesama.

Menjadi kudus bukan sekadar tentang bagaimana seseorang dikenang setelah meninggal dunia. Kekudusan menyangkut bagaimana seseorang menghadirkan kasih Allah selama masih hidup, termasuk di tengah keluarga, lingkungan masyarakat, dan tempat kerja.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: flobamora-spot.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks