KUPANG — Prakirawan Stasiun BMKG Tenau Kupang, Otniel Tino Jawa Nduruk, menyampaikan informasi cuaca maritim tersebut melalui kanal RRI. Enam titik yang masuk kategori gelombang sedang itu adalah Selat Alor bagian selatan, perairan selatan Flores, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Sumba, dan perairan Sabu Raijua.
Wilayah-wilayah itu mencakup jalur pelayaran rakyat yang sehari-hari dilintasi nelayan dan kapal penumpang antarpulau. Kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
Mengapa Angin 40 Km/Jam Perlu Diwaspadai
Kecepatan angin yang mencapai 40 kilometer per jam menjadi faktor utama naiknya tinggi gelombang di perairan terbuka. BMKG menilai kombinasi angin kencang dan gelombang tinggi cukup berisiko bagi perahu nelayan berskala kecil.
Otniel meminta warga pesisir membaca kondisi sebelum berangkat. "Jika kondisi cuaca pada saat akan melaut dirasa kurang bersahabat seperti angin kencang serta gelombang laut tinggi, diharapkan masyarakat maupun nelayan agar tidak melaut," kata Otniel.
Enam Perairan yang Masuk Zona Waspada
- Selat Alor bagian selatan
- Perairan selatan Flores
- Selat Sumba bagian barat
- Laut Sawu
- Perairan selatan Sumba
- Perairan Sabu Raijua
Daftar itu penting bagi nelayan yang biasa menangkap ikan di sekitar Laut Sawu dan Selat Sumba. Kedua perairan tersebut selama ini menjadi lumbung tangkapan ikan bagi sejumlah kabupaten di NTT.
Imbauan untuk Operator Kapal dan Warga Pesisir
Imbauan tidak hanya ditujukan kepada nelayan. Operator kapal, awak pelayaran, dan masyarakat yang beraktivitas di laut diminta memantau prakiraan cuaca maritim sebelum berangkat.
BMKG menekankan informasi cuaca maritim sebagai acuan merencanakan pelayaran dan penangkapan ikan selama periode prakiraan. Penyesuaian jadwal dinilai lebih aman daripada memaksakan aktivitas di tengah gelombang tinggi.
Peringatan serupa sebelumnya juga kerap dikeluarkan BMKG Tenau Kupang saat angin musiman menguat di perairan NTT. Pola cuaca seperti ini umumnya berlangsung beberapa hari sebelum kondisi kembali normal.