Pencarian

BMKG Kupang Peringatkan Gelombang 2,5 Meter di 6 Perairan NTT, Nelayan Diminta Tunda Melaut

Rabu, 04 November 2026 • 11:15:31 WIB
BMKG Kupang Peringatkan Gelombang 2,5 Meter di 6 Perairan NTT, Nelayan Diminta Tunda Melaut
BMKG Kupang memperingatkan gelombang setinggi 2,5 meter berpotensi terjadi di enam perairan NTT.

KUPANG — Prakirawan Stasiun BMKG Tenau Kupang, Otniel Tino Jawa Nduruk, menyampaikan informasi cuaca maritim tersebut melalui kanal RRI. Enam titik yang masuk kategori gelombang sedang itu adalah Selat Alor bagian selatan, perairan selatan Flores, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Sumba, dan perairan Sabu Raijua.

Wilayah-wilayah itu mencakup jalur pelayaran rakyat yang sehari-hari dilintasi nelayan dan kapal penumpang antarpulau. Kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan.

Mengapa Angin 40 Km/Jam Perlu Diwaspadai

Kecepatan angin yang mencapai 40 kilometer per jam menjadi faktor utama naiknya tinggi gelombang di perairan terbuka. BMKG menilai kombinasi angin kencang dan gelombang tinggi cukup berisiko bagi perahu nelayan berskala kecil.

Otniel meminta warga pesisir membaca kondisi sebelum berangkat. "Jika kondisi cuaca pada saat akan melaut dirasa kurang bersahabat seperti angin kencang serta gelombang laut tinggi, diharapkan masyarakat maupun nelayan agar tidak melaut," kata Otniel.

Enam Perairan yang Masuk Zona Waspada

  • Selat Alor bagian selatan
  • Perairan selatan Flores
  • Selat Sumba bagian barat
  • Laut Sawu
  • Perairan selatan Sumba
  • Perairan Sabu Raijua

Daftar itu penting bagi nelayan yang biasa menangkap ikan di sekitar Laut Sawu dan Selat Sumba. Kedua perairan tersebut selama ini menjadi lumbung tangkapan ikan bagi sejumlah kabupaten di NTT.

Imbauan untuk Operator Kapal dan Warga Pesisir

Imbauan tidak hanya ditujukan kepada nelayan. Operator kapal, awak pelayaran, dan masyarakat yang beraktivitas di laut diminta memantau prakiraan cuaca maritim sebelum berangkat.

BMKG menekankan informasi cuaca maritim sebagai acuan merencanakan pelayaran dan penangkapan ikan selama periode prakiraan. Penyesuaian jadwal dinilai lebih aman daripada memaksakan aktivitas di tengah gelombang tinggi.

Peringatan serupa sebelumnya juga kerap dikeluarkan BMKG Tenau Kupang saat angin musiman menguat di perairan NTT. Pola cuaca seperti ini umumnya berlangsung beberapa hari sebelum kondisi kembali normal.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ntt.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks