MANGARAI BARAT — Pulau Longos, yang masuk dalam wilayah Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, menjadi lokasi pemotongan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar Balitbang DPP Partai Golkar. Kegiatan ini berlangsung pada 11 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan Kamis pekan lalu.
Perjalanan Panjang Menuju Lokasi Terpencil
Tim Balitbang yang dipimpin langsung oleh Pengurus Eksekutif, Dr. Mega Oktaviany, harus menempuh perjalanan laut menggunakan kapal kecil selama kurang lebih dua jam tiga puluh menit. “Ini menjadi momen penting bagi saya dan Partai Golkar, khususnya Balitbang DPP Partai Golkar, untuk melihat langsung kondisi masyarakat di Pulau Longos,” ungkap Mega dalam keterangannya.
Ketua Balitbang DPP Partai Golkar, Prof. Yuddy Chrisnandi, memberikan arahan khusus agar pelaksanaan kurban tahun ini benar-benar menyentuh masyarakat di daerah terisolasi. Pulau Longos menjadi salah satu titik yang diprioritaskan.
Apresiasi dari Perangkat Desa
Sekretaris Desa Pontianak, Sutomo, menyambut langsung kedatangan tim Balitbang. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang diinisiasi Balitbang DPP Partai Golkar karena telah hadir langsung ke desa kami yang terpencil. Warga sangat bahagia atas perhatian dan kepedulian yang diberikan,” ujar Sutomo.
Semangat Kebersamaan di Tengah Keterbatasan
Menurut Mega Oktaviany, pemotongan hewan kurban tahun ini tidak sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan sosial. “Alhamdulillah, qurban tahun ini benar-benar menghadirkan semangat sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Dalam Islam, Idul Adha dimaknai sebagai simbol ketaatan, keikhlasan, dan solidaritas sosial sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Semangat tersebut menjadi dasar pelaksanaan kurban di wilayah terpencil tersebut.
Harapan Warga agar Perhatian Terus Berlanjut
Ketua Panitia Qurban, Ahmadi, yang juga turut hadir bersama Ketua DKM dan Yayasan PAUD setempat, menyampaikan rasa syukurnya. “Kami bersyukur atas kehadiran Partai Golkar di desa kami. Semoga Partai Golkar terus eksis dan peduli kepada masyarakat di desa terpencil seperti ini,” ujar Ahmadi di akhir kegiatan.