NUSA TENGGARA TIMUR — Laga pamungkas Grup F mempertemukan tim dengan momentum berseberangan. Belanda dalam kepercayaan diri tinggi usai menghancurkan Swedia, sementara Tunisia datang dengan mental babak belur setelah dua kekalahan beruntun. De Oranje kini memuncaki klasemen dengan koleksi empat poin, unggul selisih gol dari pesaing terdekat.
Koeman Punya PR Efektivitas, Brobbey Kembali Jadi Andalan
Ronald Koeman diprediksi tak akan melakukan banyak perubahan. Brian Brobbey kemungkinan besar tetap menjadi ujung tombak, ditopang oleh Cody Gakpo yang jadi momok bagi pertahanan lawan. Tapi misi utama Belanda bukan sekadar menang: mereka perlu pesta gol besar untuk mengamankan posisi puncak grup.
"Menyerang total bisa jadi pilihan Belanda," tulis Nova Arifianto dari tim redaksi. Efektivitas pemanfaatan peluang disebutnya jadi hukum wajib. Jika lini depan kembali tumpul seperti di laga pertama, Tunisia yang bertahan rapat bisa bikin segalanya rumit.
Tunisia Hancur Lebur: 9 Gol Kebobolan, Mental Ambyar
Catatan dua laga pertama Tunisia sangat mengerikan: hanya satu gol, kebobolan sembilan. Hasilnya, mereka sudah angkat koper dari Amerika Serikat sebelum laga ini dimainkan. Tim asuhan Herve Renard itu diprediksi bakal menjadi bulan-bulanan Belanda yang haus gol.
"Mental Tunisia sedang menurun setelah kekalahan beruntun," ujar Surya S dalam analisisnya. Ancaman terbesar datang dari serangan sayap Belanda yang mematikan dan kemampuan memanfaatkan celah dari lini tengah. Kekalahan besar bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan skenario paling realistis.
Prediksi Skor: Minimal 3-0, Bisa Lebih Buruk untuk Tunisia
Mayoritas redaksi sepakat Belanda akan menang dengan selisih minimal tiga gol. Virgil van Dijk dan kawan-kawan dinilai punya segalanya untuk membantai Tunisia yang sudah kehilangan gairah juang. Prediksi skor berkisar antara 3-0 hingga 4-0.
"Saya prediksi, Tunisia bakal pulang dengan tangan kosong. Belanda akan menang dengan selisih minimal 4 gol," tegas Askar Fatih. Laga ini hanya jadi formalitas bagi Belanda untuk menyempurnakan tim sebelum melangkah ke babak 16 besar.