KUPANG — Nama Maria Mathildis Sau sebelumnya tidak banyak disorot dalam kasus dugaan intimidasi yang disebut keluarga berujung pada meninggalnya Dokter Icha. Namun, dalam laporan resmi yang disampaikan ke Polda NTT, perempuan yang bertugas sebagai pejabat fungsional dokter hewan di Dinas Peternakan Kabupaten TTU itu turut dicantumkan sebagai terlapor.
"Maria Mathildis Sau merupakan istri dari anggota DPRD TTU, Norbertus Tubani," kata kuasa hukum keluarga Dokter Icha, Victor Manbait, kepada Kompas.com, Sabtu (4/7/2026).
Ucapan yang Dipersoalkan Keluarga
Menurut Victor, Maria diduga ikut melontarkan pernyataan saat peristiwa yang dialami Dokter Icha. Salah satu ucapan yang dipersoalkan keluarga adalah pernyataan Maria yang berbunyi, "Saya pernah mengambil anti bisa ular dari puskesmas dan menyuntiknya sendiri ke pasien".
Keluarga menilai rangkaian pernyataan yang disampaikan secara bergantian oleh empat orang tersebut diduga menjadi bagian dari intimidasi yang menyebabkan kondisi psikologis Dokter Icha memburuk. Selain Maria, tiga anggota DPRD TTU juga dilaporkan, yakni Therensius Lazakar dari Partai Golkar, Norbertus Tubani dari PKB, dan Veronika Lake dari PDI-P.
Kondisi Psikis Dokter Icha Memburuk Usai Peristiwa
Usai peristiwa itu, Dokter Icha mengalami trauma berat hingga harus menjalani perawatan di RS Leona, Kefamenanu, selama beberapa hari. Karena kondisi mentalnya terus menurun, keluarga kemudian membawanya ke Kota Kupang untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.
Pada 24 Juni 2026, Dokter Icha menjalani terapi di Klinik Utama Jiwa Dewanta Mental Healthcare Kupang. Berdasarkan hasil pemeriksaan di klinik tersebut, dia di