Pencarian

VinFast Indonesia Gandeng Dua Perusahaan untuk Daur Ulang Limbah Baterai Mobil Listrik

Senin, 06 Juli 2026 • 14:11:31 WIB
VinFast Indonesia Gandeng Dua Perusahaan untuk Daur Ulang Limbah Baterai Mobil Listrik
VinFast Indonesia menggandeng dua perusahaan bersertifikat untuk daur ulang baterai mobil listrik bekas.

NUSA TENGGARA TIMURPT VinFast Indonesia mengumumkan kemitraan strategis dengan dua perusahaan daur ulang limbah pada pekan ini. Kerja sama ini mencakup pengelolaan baterai bekas kendaraan listrik (EV) yang sudah tidak layak pakai, mulai dari penampungan hingga proses daur ulang. Langkah ini diambil sebagai antisipasi volume baterai bekas yang akan muncul seiring pertumbuhan populasi EV di Tanah Air.

Dua Mitra Daur Ulang yang Dipilih

VinFast Indonesia tidak menyebutkan secara gamblang nama kedua perusahaan mitra dalam pengumuman resmi tersebut. Namun, pabrikan asal Vietnam ini menegaskan bahwa kedua perusahaan telah memiliki sertifikasi dan pengalaman di bidang pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

“Kami memastikan setiap baterai yang sudah tidak terpakai akan dikelola sesuai standar lingkungan yang ketat,” ujar perwakilan VinFast Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (15/4). Proses daur ulang ini mencakup ekstraksi material berharga seperti nikel, kobalt, dan lithium untuk digunakan kembali.

Mengapa Ini Penting bagi Pemilik VinFast

Bagi calon konsumen, kepastian pengelolaan limbah baterai menjadi salah satu faktor krusial sebelum membeli mobil listrik. Tanpa sistem daur ulang yang jelas, pemilik EV berpotensi kesulitan membuang baterai yang sudah aus atau rusak. VinFast Indonesia mengklaim kerja sama ini menjamin proses penanganan baterai bekas secara gratis bagi pemilik kendaraan mereka.

Baterai yang didaur ulang akan melalui proses penyortiran, pembongkaran, dan pemisahan komponen. Material yang masih bernilai ekonomi tinggi kemudian dikirim ke pabrik pengolahan untuk dijadikan bahan baku baterai baru atau produk industri lainnya.

Ekosistem Elektrifikasi yang Lebih Luas

Kerja sama daur ulang ini hanyalah satu bagian dari rencana besar VinFast di Indonesia. Pabrikan yang bermarkas di Hanoi itu sebelumnya telah mengumumkan pembangunan pabrik perakitan di Subang, Jawa Barat, dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun. Mereka juga tengah membangun jaringan stasiun pengisian daya di berbagai kota besar.

Dengan adanya kepastian pengelolaan limbah baterai, VinFast berharap bisa meyakinkan konsumen Indonesia yang masih ragu terhadap dampak lingkungan kendaraan listrik. Langkah ini juga sejalan dengan regulasi pemerintah yang mendorong ekonomi sirkular di sektor baterai EV.

Kapan Layanan Ini Beroperasi?

VinFast Indonesia belum merilis jadwal pasti kapan layanan daur ulang baterai ini mulai beroperasi penuh. Namun, pabrikan memastikan sistem ini sudah siap berjalan bersamaan dengan pengiriman unit mobil listrik pertama ke konsumen Indonesia yang dijadwalkan pada kuartal ketiga 2025.

Calon pembeli yang sudah melakukan pemesanan awal (early reservation) akan mendapatkan informasi detail mengenai prosedur penanganan baterai bekas melalui dealer resmi. VinFast juga berencana merilis aplikasi khusus untuk memantau riwayat dan kondisi baterai kendaraan secara real-time.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks