Pencarian

ASDP dan Pemprov NTT Gelar Audiensi Percepat Pengembangan Kapal Ferry Jarak Jauh Jawa–NTT, Buka Koridor Logistik Baru

Kamis, 30 Juli 2026 • 19:35:01 WIB
ASDP dan Pemprov NTT Gelar Audiensi Percepat Pengembangan Kapal Ferry Jarak Jauh Jawa–NTT, Buka Koridor Logistik Baru
ASDP bersama Pemerintah Provinsi NTT menggelar audiensi untuk membahas percepatan pengembangan kapal ferry jarak jauh rute Jawa–NTT.

JAKARTA — Rapat yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Frederik Christian Purwanto Koenunu mewakili Gubernur NTT, tiga kepala daerah, serta jajaran direksi ASDP itu menyepakati perlunya kajian lebih komprehensif sebelum rute dioperasikan. Hasil kajian awal menyebut Surabaya–Lembata dan Surabaya–Belu sebagai dua lintasan potensial yang tengah dipertimbangkan.

Potensi Muatan Balik dari NTT: Peternakan hingga Rumput Laut

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa pengembangan LDF bukan sekadar menambah rute. Menurutnya, konektivitas harus mampu memperlancar distribusi barang, meningkatkan efisiensi logistik, hingga membuka peluang ekonomi baru di wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan).

Hasil kajian menunjukkan NTT memiliki potensi besar dengan pertumbuhan ekonomi yang didukung tingginya kebutuhan distribusi barang dari Jawa. Komoditas unggulan seperti hasil peternakan, perikanan, rumput laut, garam, dan perkebunan disebut-sebut dapat menjadi muatan balik yang mengisi perjalanan pulang kapal.

Pola ini diyakini mampu membentuk ekosistem logistik dua arah yang lebih efisien. Layanan Ro-Ro langsung tanpa alih muat diharapkan memangkas waktu dan biaya distribusi, memberikan kepastian jadwal pengiriman, serta menekan risiko kerusakan barang.

Keseimbangan Muatan Jadi Syarat Keberlanjutan

Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, menyampaikan apresiasi atas komitmen ASDP membuka ruang kolaborasi. Ia menekankan pentingnya keseimbangan muatan pergi dan pulang agar layanan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa keberhasilan lintasan baru sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak. Pemerintah daerah disebut perlu memperkuat ekosistem usaha dan infrastruktur, sementara ASDP memastikan layanan yang andal, dan pelaku usaha menghadirkan kepastian muatan.

Kajian Lanjutan Masih Diperlukan Sebelum Eksekusi

Meski prospeknya dinilai cerah, seluruh pihak sepakat bahwa pengembangan lintasan ini masih memerlukan pendalaman. Kajian lanjutan akan mencakup aspek kelayakan operasional, kesiapan ekosistem logistik, potensi muatan, hingga keberlanjutan layanan.

Audiensi ini dihadiri Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, Bupati Belu Willybrodus Lay, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, serta jajaran direksi ASDP termasuk Wakil Direktur Utama Yossianis Marciano dan Direktur Operasi dan Transformasi Rio Lasse. Melalui kolaborasi yang telah terjalin, ASDP memandang pengembangan Long Distance Ferry Jawa–NTT memiliki prospek cerah untuk memperkuat konektivitas antarpulau dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: vibizmedia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks