KUPANG — Lomba bertutur cerita daerah tingkat Kota Kupang tahun 2026 resmi digelar pada 11-13 Agustus 2026. Kegiatan yang menyasar siswa kelas 4 dan 5 SD/MI dari sekolah negeri maupun swasta ini mengangkat cerita bernuansa kepahlawanan dan legenda.
Bunda Literasi Kota Kupang, Widya Cahya, mengatakan kemampuan bertutur yang baik mencerminkan pemahaman siswa terhadap materi yang dibacanya. Menurutnya, anak yang mampu menceritakan kembali sebuah kisah dengan lancar otomatis telah mengerti isi bacaannya.
“Kalau misalnya anak-anak bisa sampai bertutur dengan baik, otomatis sebenarnya dia mengerti bahan bacaannya,” kata Widya di Kupang, Selasa.
Indeks Literasi dan Kegemaran Membaca Jadi Target Utama
Kepala Bidang Pembinaan dan Perpustakaan Dinas Arpus Kota Kupang, Erni Kelendonu, yang bertindak sebagai ketua panitia, menyebut lomba ini bertujuan meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kegemaran membaca sejak usia dini.
“Lomba ini juga bertujuan mempopulerkan buku-buku cerita budaya daerah yang mengandung nilai-nilai kehidupan, membangun karakter bangsa melalui buku, serta menumbuhkan kecintaan terhadap karya budaya bangsa,” jelas Erni.
Widya menambahkan, kegiatan membaca dan memahami bahan bacaan merupakan fondasi penting dalam pengembangan literasi anak. Ia mengapresiasi Dinas Arpus Kota Kupang yang telah menyelenggarakan ajang tahunan ini.
Pesan untuk Peserta: Jangan Takut Tampil
Di hadapan para peserta, Widya berpesan agar mereka tidak takut tampil meskipun harus menghadapi rasa cemas saat berlomba. Ia meminta para siswa tetap semangat membaca dan percaya diri dengan persiapan yang telah dilakukan.
“Buat saya semua adalah pemenang hari ini. Mereka sudah mempersiapkan diri dengan baik, membaca materi berulang-ulang dan memahami materi yang mereka baca,” ujarnya.
Lomba bertutur ini menjadi salah satu upaya Pemkot Kupang dalam mendorong peningkatan kompetensi literasi siswa. Dampaknya diharapkan turut berpengaruh terhadap kemampuan belajar dan indeks literasi di Kota Kupang secara keseluruhan.