NUSA TENGGARA TIMUR — Bulan Agustus 2026 menjadi momen di mana sebagian pabrikan Jepang menyesuaikan banderol city car mereka. Dari data harga on the road (OTR) Jakarta yang kami rangkum, tiga dari empat model utama di segmen ini mengalami kenaikan. Kenaikan ini tidak seragam, baik dari sisi nominal maupun varian yang terdampak.
Yang paling mencolok adalah Suzuki S-Presso. City car termurah di lini Suzuki ini kini dibanderol mulai Rp 178.100.000 untuk varian MT dan Rp 189.600.000 untuk varian AGS. Kenaikan Rp 5 jutaan ini membuat S-Presso tetap menjadi pilihan paling terjangkau di kelasnya, tetapi selisihnya dengan kompetitor mulai menipis.
Daftar Harga Lengkap City Car Agustus 2026 (OTR Jakarta)
Berikut rincian harga terbaru yang berlaku per Agustus 2026. Semua harga sudah termasuk pajak dan biaya administrasi untuk wilayah DKI Jakarta.
- Toyota Agya GR-S (Non-LCGC): mulai Rp 238.100.000 (MT Non Premium One Tone) hingga Rp 266.500.000 (CVT Two Tone)
- Daihatsu Sirion: Rp 236.350.000 (X CVT) dan Rp 245.550.000 (R CVT)
- Honda Brio RS (Non-LCGC): Rp 253.100.000 (MT) dan Rp 264.100.000 (CVT)
- Suzuki S-Presso: Rp 178.100.000 (MT) dan Rp 189.600.000 (AGS)
Agya GR-S: Kenaikan Harga Terbesar di Kelasnya?
Dari data yang kami terima, Toyota Agya GR-S mengalami penyesuaian harga yang cukup signifikan. Varian terendahnya kini berada di angka Rp 238,1 juta, sementara varian tertinggi dengan transmisi CVT dan warna two-tone menyentuh Rp 266,5 juta. Selisih antar varian mencapai Rp 28,4 juta, cukup lebar untuk sekadar perbedaan transmisi dan opsi warna.
Catatan penting: harga ini khusus untuk varian non-LCGC. Jika kamu mencari Agya standar yang masuk kategori LCGC, banderolnya tentu masih berbeda dan lebih rendah.
Honda Brio RS dan Daihatsu Sirion: Pilihan di Kisaran Rp 250 Jutaan
Honda Brio RS kini dipatok di angka Rp 253,1 juta untuk transmisi manual. Naik ke CVT, kamu harus menyiapkan dana Rp 264,1 juta. Posisi ini membuat Brio RS berada tepat di atas Agya GR-S varian menengah, tetapi masih di bawah varian tertinggi Agya.
Daihatsu Sirion justru menjadi satu-satunya model yang tidak mengalami perubahan harga di bulan ini. Dengan banderol Rp 236,35 juta untuk varian X CVT, Sirion kini menjadi opsi paling murah di antara city car non-LCGC Jepang—bahkan lebih murah sekitar Rp 1,75 juta dari Agya GR-S varian termurah.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Kenaikan harga ini terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat. Ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan:
- S-Presso tetap jadi pilihan paling ekonomis, tapi fitur keselamatan dan ruang kabinnya tidak sekaya tiga kompetitornya. Ini adalah mobil untuk kebutuhan dasar, bukan untuk kenyamanan ekstra.
- Sirion menawarkan ruang kabin paling lega di kelasnya, tapi varian yang tersedia hanya dua dan keduanya CVT—tidak ada opsi manual.
- Brio RS punya nilai jual kembali yang kuat dan mesin 1.2L yang responsif, tapi di harga Rp 264 juta, kamu sudah bisa melihat mobil segmen lebih tinggi bekas dengan kondisi prima.
- Agya GR-S tampil paling sporty secara visual, namun selisih harga antar variannya cukup besar. Pastikan kamu benar-benar butuh fitur premium spec sebelum memilih varian tertinggi.
Kenaikan harga di bulan Agustus ini tidak mengubah posisi fundamental masing-masing mobil. S-Presso tetap untuk budget paling ketat, Sirion untuk kebutuhan ruang, Brio RS untuk keandalan dan nilai jual, serta Agya GR-S untuk mereka yang menginginkan tampilan agresif dari pabrikan. Yang berubah hanyalah nominal yang harus kamu keluarkan—dan untuk beberapa varian, perubahannya cukup terasa di kantong.