NUSA TENGGARA TIMUR — Pengelolaan itu mencakup pembenahan akses jalan setapak dan fasilitas pendukung. Pengelola juga menyiapkan rencana penyediaan lapak warung sewa bagi warga di area bantaran sungai.
Daya Tarik: Udara Sejuk dan Suasana Tenang
Sensasi menyatu dengan alam dan udara pegunungan yang sejuk menjadi alasan utama pengunjung datang ke Curug Bengkawah. Kawasan ini banyak dipilih untuk melepas penat di sore hari usai menjalani rutinitas harian.
"Suasananya sejuk, tenang, dan adem banget buat nyantai habis aktivitas harian. Cocok sekali buat tempat refreshing," tutur Atifa, pengunjung asal Kalitorong yang rutin datang bersama rekannya.
Kunjungan Terbanyak Saat Akhir Pekan
Geliat pariwisata Curug Bengkawah terasa paling dominan pada akhir pekan. Tiket masuk yang terjangkau mampu menjaring sekitar 250-300 pengunjung per hari pada Sabtu dan Minggu.
"Ini sekarang dikelola oleh BUMDes. Dan biasanya paling ramai di hari Sabtu dan Minggu. Bisa capai 250-300 pengunjung dari berbagai daerah," ujar Agus Sularto, salah satu pengelola wisata, Minggu (13/9/2026).
Popularitas Curug Bengkawah turut terdorong promosi media sosial seperti TikTok yang diunggah para pengunjung. Wisatawan yang datang tidak hanya dari Pemalang, tetapi juga dari berbagai daerah.
Keselamatan Jadi Prioritas Pengelola
Kawasan Curug Bengkawah berbatasan langsung dengan wilayah pengawasan BKSDA dan Dinas PU. Pengelola memperketat pengawasan di titik aliran air untuk mengantisipasi risiko bahaya bagi wisatawan.
Langkah ini ditempuh meski tingkat kunjungan terus meningkat. Keselamatan dan keamanan wisata ditempatkan sebagai prioritas utama.
Liburan Murah untuk Keluarga
Curug Bengkawah kian diminati sebagai destinasi favorit liburan murah dan ramah keluarga. Pilihan ini terutama menarik bagi warga di kawasan pesisir Pantura Jawa Tengah yang mencari alternatif wisata akhir pekan.
Untuk informasi terkini soal jam operasional dan tarif tiket, wisatawan dapat mengonfirmasi langsung ke pengelola BUMDes atau dinas pariwisata setempat.