Pencarian

Jembatan Gantung Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo Ambruk, Dua Turis Austria Tewas Jatuh ke Sungai

Senin, 25 Mei 2026 • 11:53:26 WIB
Jembatan Gantung Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo Ambruk, Dua Turis Austria Tewas Jatuh ke Sungai
Jembatan gantung di Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo ambruk, menewaskan dua turis asal Austria.

LABUAN BAJO — Insiden maut itu terjadi sekitar pukul 09.20 WITA. Kedua korban baru saja tiba di lokasi dan berjalan ditemani pemandu wisata lokal. Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 meter di atas jembatan, mereka meminta sang pemandu merekam momen kebersamaan. Tiba-tiba, suara keras patahan kayu terdengar dan seluruh struktur jembatan langsung runtuh.

Keduanya jatuh menghantam bebatuan di dasar sungai dan meninggal di tempat. Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menegaskan pihaknya langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Tim Inafis Olah TKP, Polri Selidiki Dugaan Kelalaian

"Kami amankan TKP dan pasang garis polisi sejak awal untuk menjaga keaslian bukti. Lokasi wisata kami rekomendasikan ditutup total sementara waktu sampai penyelidikan tuntas," tegas AKBP Christian Kadang dalam keterangan resminya, Minggu (24/5).

Tim Inafis telah melakukan olah TKP mendalam untuk meneliti kelayakan teknis bangunan, kondisi material, dan riwayat pemeliharaan. Pengelola lokasi akan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait SOP dan pemeliharaan fasilitas. Polisi menerapkan Pasal 359 KUHP untuk mengusut dugaan kelalaian yang menyebabkan korban jiwa.

Pemda Pastikan Jembatan Aset Daerah, Janji Evaluasi Besar-besaran

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, mengonfirmasi bahwa sarana dan prasarana di lokasi tersebut merupakan aset milik Pemerintah Daerah. Ia menjelaskan begitu laporan masuk, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polri, SAR, Imigrasi, hingga pihak rumah sakit untuk percepatan pertolongan.

"Begitu dapat laporan, kita segera koordinasi semua pihak demi pertolongan pertama. Saat ini prioritas utama kami adalah penanganan jenazah, mengurus administrasi, dan membawa korban ke rumah sakit. Soal kapan jembatan dibangun atau hal teknis lainnya, itu urusan belakangan," ujar Yulianus Weng.

Meski fokus saat ini pada penanganan korban, pemerintah berjanji tak akan berhenti di situ. "Kami pastikan akan ada evaluasi menyeluruh. Prinsipnya satu: kami tidak mau ada kejadian serupa terulang lagi di kemudian hari," tegasnya.

Imigrasi Siapkan Dokumen Pemulangan Jenazah ke Austria

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, memastikan kedua korban masuk ke Indonesia pada 14 Mei lalu melalui Bandara Ngurah Rai Bali menggunakan fasilitas Visa on Arrival dengan tujuan berwisata. Berdasarkan data dan kesamaan nama belakang, dipastikan keduanya adalah pasangan suami istri yang selama di Labuan Bajo menginap di salah satu penginapan setempat.

Pihak Imigrasi kini tengah menyiapkan dokumen formal pemulangan jenazah dan terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Luar Negeri, serta Kedutaan Besar Austria di Jakarta. "Kami sudah hubungi pusat dan perwakilan negara asing. Nanti akan diterbitkan notifikasi resmi kepada perwakilan negara terkait terjadinya musibah pada warga negaranya. Proses pemulangan akan kami fasilitasi secepat mungkin sesuai prosedur," jelas Charles.

Hingga saat ini, jenazah kedua korban masih berada di RSUD Komodo Labuan Bajo untuk pemeriksaan medis dan penyiapan dokumen sebelum dipulangkan kembali ke Austria. Sementara itu, akses menuju Air Terjun Cunca Wulang ditutup total untuk wisatawan hingga penyelidikan tuntas.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks