Bruno Fernandes dan Declan Rice Jadi Pilihan Pundit untuk Pemain Terbaik Premier League 2025/26

Penulis: Jauhari Lubis  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 04:30:01 WIB
Bruno Fernandes mendapat pujian atas konsistensinya di tengah krisis Manchester United musim ini.

NUSA TENGGARA TIMUR — Dalam episode pamungkas Monday Night Football musim 2025/26, Senin (18/5/2026), dua pundit Sky Sports itu membeberkan daftar penghargaan akhir musim versi mereka. Perbedaan pendapat paling mencolok terjadi pada kategori individu.

Kriteria Berbeda untuk Pemain Terbaik

Gary Neville memilih Bruno Fernandes sebagai pemain terbaik musim ini. Alasannya: konsistensi Fernandes di tengah krisis Manchester United sebelum Natal.

"Saya bisa memilih Declan Rice, Gabriel, atau Bernardo Silva. Tapi Bruno yang menyamai level kreativitas Kevin De Bruyne dan Thierry Henry di Premier League," kata Neville. Ia menambahkan, "Dia bertahan dan tampil apik saat timnya setengah musim dalam kesulitan. Sebelum Natal, tembok seakan runtuh di Old Trafford. Mereka berbalik setelah mengalahkan Arsenal dan City, dua kali mengalahkan Liverpool, juga Chelsea."

Sebaliknya, Jamie Carragher memilih Declan Rice. "Saya penggemar berat Bruno, tapi Anda memilih pemain yang laga-laganya tidak punya konsekuensi besar. Saya pilih Declan Rice. Dia luar biasa di semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid," ujar Carragher. Ia menilai Rice menjadi motor penggerak Arsenal, meski sempat menurun karena kelelahan akibat jadwal padat.

Sembilan Nama Sama, Dua Posisi Berbeda

Untuk Tim Terbaik, Neville dan Carragher sama-sama memasukkan David Raya (Arsenal), William Saliba (Arsenal), Gabriel (Arsenal), Bradley O'Reilly (Man City), Antoine Semenyo (Bournemouth), Declan Rice (Arsenal), Bruno Fernandes (Man Utd), Bernardo Silva (Man City), dan Erling Haaland (Man City).

Perbedaan ada di posisi bek kanan dan sayap. Neville memilih Jurrien Timber (Arsenal), yang menurutnya "bek kanan terbaik di liga sejauh ini" meski cedera beberapa bulan terakhir. Carragher memilih Matheus Nunes (Man City) karena "dia konsisten, brilian secara defensif, dan bagus menguasai bola."

Di sayap, Neville memilih Bernardo Silva di lini tengah, sementara Carragher memasukkan Jeremy Doku (Man City) yang disebutnya "fantastis" musim ini.

Dampak Jadwal dan Trofi Jadi Pembeda

Carragher menyoroti bahwa Manchester United sudah tersingkir dari semua kompetisi kalah, berbeda dengan Arsenal yang masih bertarung di Premier League dan Liga Champions. "Saya tidak ingat banyak laga besar yang diikuti Bruno," sindir Carragher. Neville membalas, "Saya bisa tampak bodoh jika Rice dan Gabriel memenangi double, tapi Bruno layak mendapatkannya."

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: skysports.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top