Bupati Belu Cup 2026 Resmi Dibuka, 32 Klub dari NTT dan Timor Leste Siap Bertanding di Stadion Haliwen

Penulis: Fauzan Arifin  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 15:14:06 WIB
Bupati Belu resmi membuka turnamen Bupati Belu Cup 2026 di Stadion Haliwen, Atambua.

ATAMBUA — Stadion Haliwen di perbatasan RI-RDTL berubah menjadi panggung persahabatan antarwarga lintas negara. Bupati Belu, Willy Lay, menegaskan turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan perayaan silaturahmi yang dikemas dalam tema "Belu Bersahabat".

32 Klub Terbagi dalam Tujuh Grup

Panitia telah membagi 32 klub peserta ke dalam tujuh grup. Grup A diisi FC Fiel, PS Atambua Barat, Muhammadiya, dan Fatubenao FC. Grup B dihuni PS Tubaki Oan, PS Laka Oan, Lanain FC, serta Kocok FC.

Sementara itu, grup C mempertemukan Kusa FC, Sobat FC, PS Manuburek, dan Fighter FC. Grup D menjadi ajang bagi PSM Unimor, Imaculata FC, Necka United, dan Askantada FC. Grup E dihuni Fatnini FC, Tribrata FC, BSC 59, dan PS PLBN Mota’ain.

Grup F berisi PS Wedomu, PS Kabuna, RBC FC, dan Sanirin FC. Grup G diisi PS Malaka Bogor, Albiceleste, Garuda FC, dan PS Haliren. Satu grup tambahan mempertemukan Granat FC, PS Oeleo, PS Joga Bonita, dan Academy BTA.

"Belu Bukan Hanya Perbatasan, Tapi Beranda Persaudaraan"

Dalam sambutannya, Bupati Willy Lay menyampaikan pesan yang mengedepankan nilai kebersamaan. "Hari ini adalah perayaan persahabatan. Sesuai dengan tema kita tahun ini 'Belu Bersahabat'," ujar dia di hadapan peserta dan ribuan penonton.

Willy menekankan bahwa kehadiran tim dari Timor Leste menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu melampaui batas negara. "Kami merasa sangat terhormat karena turnamen ini diikuti oleh tim-tim hebat dari berbagai kabupaten di NTT, dan secara khusus kami menyampaikan selamat datang kepada tim dari Timor Leste," kata dia.

Orang nomor satu di Kabupaten Belu itu juga berpesan kepada seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas. "Lapangan ini bukan tempat mencari lawan, tetapi tempat menemukan kawan. Di sini kita bertanding dengan semangat dan tetap tersenyum," pungkas Willy.

PSSI NTT: Ajang Menjaring Bibit Muda Berbakat

Ketua PSSI Nusa Tenggara Timur, Chris Mboeik, mengapresiasi antusiasme warga perbatasan yang memadati Stadion Haliwen. Ia menilai turnamen ini bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan proses penyiapan bibit atlet terbaik untuk level yang lebih tinggi.

"Selamat bertanding dan junjung tinggi selalu nilai sportivitas," pinta Mboeik. Turnamen ini rencananya akan berlangsung selama satu bulan penuh, menjadikannya salah satu agenda olahraga tahunan terbesar di wilayah perbatasan NTT.

Pembukaan Dihadiri Forkopimda hingga Konsulat Timor Leste

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat penting. Turut hadir Wakil Bupati TTU, Kadis Pora Malaka, Ketua beserta anggota DPRD Belu, Anggota DPRD NTT, Dansatgas Yonarmed 12 Kostrad, serta pimpinan Forkopimda dan OPD.

Tak ketinggalan, Ketua PSSI NTT, Ketua PSSI Belu, Ketua KONI Belu, Agen Consulado Timor Leste di Atambua, serta pimpinan BUMN dan BUMD juga tampak hadir memberikan dukungan. Kehadiran mereka menandakan pentingnya ajang ini sebagai momentum mempererat hubungan bilateral di bidang olahraga.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: nttonlinenow.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top